BANTENRAYA.COM – Menjaga kebersihan merupakan sebagian dari iman tak terkecuali kebersihan gigi dan mulut.
Sehingga, Islam menganjurkan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut melalui siwak, sikat gigi dan lain sebagainya.
Apalagi, saat puasa Ramadan tentu harus diperhatikan kebersihan gigi dan mulut agar bersih dan segar.
Namun perlu diperhatikan saat membersihkan gigi dan mulut saat berpuasa agar terhindar dari batalnya puasa.
BACA JUGA: Agus Irawan Serahkan Berkas Pendaftaran ke TPP, Syamsul Rizal Kembalikan Formulir Hari ini
Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Ramadan
Hal ini disampaikan Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain sebagai berikut.
ومكروهات الصوم ثلاثة عشر أن يستاك بعد الزوال
Artinya, “Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah zhuhur,” (Nihayatuz Zein fi Irsyadil Mubtadi’in, Cetakan Al-Maarif, Bandung, Halaman 195).
Mengutip dari akun Instagram @nuonline_id, alasan bersiwak atau berkumur termasuk makruh lantaran pembersihan mulut di saat puasa merupakan tindakan menyalahi yang utama.
BACA JUGA: Tukang Ojek Pangkalan Pandeglang Gugat Pemprov Banten Minta Ganti Rugi Rp 100 Miliar
Baiknya ialah mendiamkan mulut dan aromanya yang kurang sedap apa adanya lantaran Aroma tersebut lebih disukai Allah SWT di hari kiamat kelak.
Al-Habib Abdulah bin Husein bin Thahir dalam karyanya Is’adur Rafiq wa Bughyatut Tashdiq menyebutkan sebagai berikut.
ويكره السواك بعد الزوال للصائم لخبر الخلوف” أي لتغير فم .
ويكره السواك بعد الزوال للصائم لخبر الخلوف” أي لتغير فم الصائم يوم القيامة
أطيب عند الله من رائحة المسك
Artinya, “Bagi orang berpuasa, makruh bersiwak setelah zhuhur berdasarkan hadits, ‘Perubahan aroma mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah pada hari Kiamat daripada wangi minyak misik,'” (Is’adur Rafiq, Cetakan Al-Hidayah, Surabaya, Juz I, Halaman 117).
BACA JUGA: PT PCM Cilegon Teken MoU Bersama KSP dan KBS Pemanfaatan Lahan Akses Jalan Pelabuhan Warnasari
Dalam hal ini, sikat gigi saat berpuasa hukumnya makruh jika dilakukan setelah masuk waktu dzuhur.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak ada sesuatu yang masuk ke dalam perut.
Jika hendak menyikat gigi sebaiknya dilakukan sebelum masuk waktu dzuhur.***















