BANTENRAYA.COM — Bagi siswa kelas akhir SMA atau lulusan sederajat yang menargetkan kuliah S1 di luar negeri, Beasiswa Garuda 2026 bisa menjadi salah satu peluang besar yang patut dipertimbangkan.
Program ini dibuka dalam dua gelombang pendaftaran, sehingga penting untuk memahami alur dan jadwalnya sejak awal.
Beasiswa Garuda merupakan program beasiswa penuh yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
BACA JUGA: Agus Irawan Serahkan Berkas Pendaftaran ke TPP, Syamsul Rizal Kembalikan Formulir Hari ini
Program ini ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat berprestasi dari berbagai latar belakang untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas top dunia.
Dalam pelaksanaannya, Beasiswa Garuda berlandaskan tiga pilar utama, yaitu pilar penyeimbang, pilar inkubator pemimpin, serta pilar prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketiga pilar tersebut menjadi nilai dasar yang diharapkan melekat pada para penerima beasiswa selama menempuh pendidikan di luar negeri hingga setelah kembali ke Indonesia.
Beasiswa Garuda memberikan pendanaan yang komprehensif. Program ini menanggung biaya pendaftaran ke universitas, biaya kuliah atau tuition fee, serta tunjangan buku.
Selain itu, tersedia dana transportasi keberangkatan, biaya pengurusan visa, asuransi kesehatan, hingga dana kedatangan di negara tujuan.
Penerima beasiswa juga memperoleh dana hidup bulanan selama masa studi dan dukungan dana darurat. Dengan skema pembiayaan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani persoalan finansial.
Jadwal Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang I dan II
Pendaftaran Beasiswa Garuda umumnya dibagi menjadi dua gelombang yang berlangsung sekitar April dan Mei.
Gelombang I biasanya dimulai sekitar April. Pada tahap ini, pendaftar mengisi data awal, mengunggah dokumen persyaratan, serta menyertakan Letter of Acceptance (LoA) jika sudah tersedia. Setelah itu, proses seleksi dilakukan hingga penetapan peserta yang dinyatakan lolos.
Gelombang II umumnya berlangsung sekitar Mei. Tahapan seleksinya serupa, namun gelombang ini memberikan kesempatan tambahan bagi calon pendaftar yang belum memiliki LoA saat Gelombang I, belum sempat mendaftar, atau belum berhasil lolos pada tahap sebelumnya.
Perlu dicatat bahwa jadwal tersebut masih bersifat tentatif. Calon pelamar disarankan untuk rutin memantau pengumuman resmi agar tidak melewatkan informasi terbaru mengenai pembukaan dan tahapan seleksi. ***


















