BANTENRAYA.COM – Sriwijaya FC telah menjalani pertandingan lanjutan Pekan 18 Pegadaian Championship atau Liga 2 2025-2026 menghadapi Adhyaksa FC.
Sriwijaya FC telah menjalani laga tandang ke markas Adhyaksa FC dalam Liga 2 2025-2026 di Banten International Stadium (BIS) Serang, Banten pada Kamis malam, 29 Januari 2026.
Sriwijaya FC mengalami kekalahan tragis di Serang, Banten saat bertemu dengan Adhyaksa FC dengan hasil pertandingan 15-0 tanpa balas dari Laskar Wong Kito.
3 Fakta Sriwijaya FC yang Perlu Diketahui
1. 10 Kekalahan Beruntun
Sriwijaya FC yang merupakan tim asuhan Budi Sudarsono menjadi satu-satunya tim yang mengalami 10 kekalahan secara beruntun.
Laskar Wong Kito mengalami 10 kekalahan secara beruntun dalam Pegadaian Championship atau Liga 2 2025-2026 yang terhitung sejak tanggal 7 November 2025 hingga tanggal 29 Januari 2026.
BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Jurnal Ilmiah di Banten, 6 Dosen UNIBA Resmi Jadi Anggota RJI
2. Menjadi Tim Kebobolan Terbanyak di Liga 2
Sepanjang perjalanan pertandingan Liga 2 musim 2025-2026 berjalan dengan berbagai laga di setiap daerah di Indonesia, Sriwijaya FC menjadi satu-satunya tim dengan rekor kebobolan terbanyak dalam Liga 2 Indonesia.
Tidak hanya itu, tim asuhan Budi Sudarsono tersebut selama menjalani musim 2025-2026 bersama Laskar Wong Kito telah mencatatkan sebagai tim paling banyak kebobolan sepanjang Pegadaian Championship berjalan.
Sejak awal Liga 2 2025-2026 berjalan di Indonesia, Sriwijaya FC tidak pernah mengalami kemenangan dan selalu berakhir dengan kekalahan baik kandang maupun tandang.
Dalam 5 laga terakhir, Laskar Wong Kito selalu gagal meraih kemenangan saat bertemu dengan PSPS (2-5), Persekat (1-0), Bekasi City (7-0), Sumsel United (0-5), dan rekor kekalahan terbesar saat hadapi Adhyaksa FC dengan skor (15-0).
3. Menjadi kekalahan terbesar di Indonesia:
Kekalahan yang dialami tim asuhan dengan skor 15-0 atas Adhyaksa FC menjadi kekalahan terbesar Sriwijaya FC dan kekalahan terbesar sepanjang sepakbola Indonesia baik di Liga 1 atau Liga 2.
Kekalahan terbesar pernah terjadi di Indonesia Premier League (IPL) 2011-2012 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim) tepatnya pada (17/07/2012) yang lalu.
BACA JUGA: Persib Bandung Jadi Tim Paling Minim Kebobolan hingga Paruh Musim Super League
Saat itu, Bontang FC mengalami kekalahan telak tanpa balas dengan skor 0-8 atas Arema Indonesia. Setelahnya, Persela juga mencatatkan kemenangan terbesar saat hadapi PSPS Pekanbaru dengan skor 9-1 dalam Indonesia Super League (ISL) di Stadion Surajaya (12/06/2013).
Dengan adanya kekalahan mengenaskan 15-0 yang dialami Sriwijaya FC menjadi satu-satunya pertandingan di sepakbola Indonesia dengan rekor kekalahan paling besar yang pernah terjadi sepanjang sejarah sepakbola (Liga 1/Liga 2) di Indonesia.***



















