BANTENRAYA.COM – Demokrat dan PPP menjadi partai parlemen yang belum menentukan arah dukungan politik di Pilkada Kota Cilegon.
Demokrat sendiri sebenarnya dikaitkan dengan Robinsar karena beberapa waktu sebelumnya sudah memberikan rekomendasi serta menggelar pertemuan.
Namun, kabar perkembangan politik saat ini, Demokrat nampaknya masih belum jelas akan mendukung ke Robinsar dan malah dikaitkan ke Helldy Agustian.
Hal sama terjadi pada PPP, di mana, dukungan awalnya diberikannke Isro Mi’raj.
Namun, belakangan PPP rupanya semakin mesra ke petahana Helldy Agustian dan Alawi Mahmud.
Baca Juga: Link Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2024 Segera Dibuka: Catat Tanggal dan Syaratnya
PPP sendiri di Pemilu 2024 mendapatkan 5 kursi dengan perolehan suara sebanyak 38.978 suara dan Demokrat 3 kursi dengan suara sebanyak 19.243.
Salah satu Pengurus DPD Gerindra Kota Cilegon yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, PPP besar kemungkinan akan merapat dalam waktu dekat.
“PPP kemungkinan besar jadi (memberikan dukungan ke Helldy – Alawi),” katanya, Sabtu 27 Juli 2024.
Sementara untuk Demokrat, jelasnya, masih digodok diinternal Demokrat.
“Tinggal nunggu karena kita tidak ikut penjaringan (Demokrat). Tapi ya komunikasi politik tetap jalan,” ujarnya.
Baca Juga: GRATIS! Link DANA Kaget 27 Juli 2024 Klaim Saldo Gratis Rp100 Ribu, Tanpa Bermain Game
Terkait merapatnya Demokrat dan PPP sendiri, kata pria ini, karena melihat elektabilitas Helldy Agustian yang terus stabil di atas, sehingga ada pertimbangan dari pusat.
“Terkait hal itu karena melihat elektabilitas yang tetap stabil di atas awan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekrataris DPC Demokrat Ibrohim Aswadi menjelaskan, pihaknya meminta agar semua pihak menunggu.
Sebab, sampai sekarang demokrat belum memberikan dukungan kepada siapa pun.
“Kita tunggu saja,” ucap anggota DPRD Kota Cilegon ini.
Baca Juga: Olimpiade Paris 2024 Match Pertama, Apri Fadia Jumpa Lawan Berat dari Jepang
Disisi lain, Helldy Agustian saat ditanyakan soal dukungan Demokrat dan PPP menyatakan belum fiks untuk dukungan keduanya.
“Belum,” singkatnya. ***















