BANTENRAYA.COM – Usai hebohnya tragedi pengeroyokan ustadz oleh oknum Bank Keliling di Baros, Kabupaten Serang, rumah kontrakan mereka porak poranda.
Rumah kontrakan tempat tinggal para pegawai Bank Keliling di Pandeglang jadi porak poranda karena digeruduk masyarakat.
Bahkan sejak Rabu, 3 April 2024, rumah kontrakan para pegawai Bank Keliling di Pandeglang kini dipasangi garis polisi.
Baca Juga: Ada di Merak! Ini Lokasi Penukaran Uang di Banten, Warga Cilegon Segera Merapat
Kondisi terkini diunggah oleh akun Instagram @bantenraya pada Rabu, 3 April 2024. Memperlihatkan sebuah rumah kontrakan yang hancur seperti dijarah.
Diketahui kontrakan tersebut merupakan kantor atau markas pegawai Bank Keliling di Kabupaten Pandeglang.
Lokasinya di Kampung Kadupinang, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Baca Juga: Rekomendasi 3 Tempat Nyeblak Terhits di Pandeglang, Paling Enak Banyak Varian Toping
Namun sayangnya kondisinya sudah memprihatinkan, banyak kaca yang pecah, pintu terdobrak, dan barang-barang yang berserakan.
Penghancuran kontrakan tersebut dilakukan oleh masyarakat pada Selasa, 2 April 2024, malam hari.
Video penghancuran juga diunggah oleh akun Instagram @bantenraya, bahkan motor para pegawai juga dihancurkan oleh masyarakat.
Kini rumah kontrakan tersebut sudah dipasangi garis polisi, yang artinya tidak ada yang boleh masuk ke wilayah tersebut.
Bagi yang belum mengetahui kronologinya, berawal dari ustadz dan sang istri tengah berada di mobil, namun di Baros ada yang melempar kendaraan mereka.
Ketika sang ustadz turun untuk melihat kondisi mobil dan mencari pelaku, datang segerombolan motor yang langsung menganiaya.
Baca Juga: Mudah Akses Perawatan Medis, Daerah di Barat Laut Banten Ini Punya Sebaran Rumah Sakit Terbanyak
Bahkan lebih parahnya, kepala sang ustadz dipukul pakai helm oleh oknum-oknum pegawai Bank Keliling tersebut.***











