Selasa, 27 Januari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 27 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Kemerdekaan dan Moderasi Beragama: Menyalakan Api Persatuan di Tengah Perbedaan

Burhanudin Raya Rambani Oleh: Burhanudin Raya Rambani
16 Agustus 2025 | 20:53
Kemerdekaan dan Moderasi Beragama: Menyalakan Api Persatuan di Tengah Perbedaan

Ilustrasi kemerdekaan dibungkus moderasi beragama. Dok. Rikil Amri

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Indonesia adalah anugerah yang tidak ternilai. Negeri ini terhampar dari Sabang hingga Merauke, dipenuhi laut biru, pegunungan megah, hutan tropis, dan yang paling istimewa jutaan manusia yang berbeda latar belakang, suku, bahasa, dan agama.

Semua keberagaman itu adalah warna-warni mozaik yang membentuk identitas bangsa. Namun, sebagaimana mozaik, satu kepingan yang retak dapat mengganggu keindahan keseluruhannya.

Moderasi beragama adalah perekat yang menjaga setiap kepingan itu tetap menyatu. Ia bukan sekadar jargon, melainkan sikap hidup yang menyeimbangkan keteguhan memegang prinsip dengan penghormatan pada keyakinan orang lain.

Baca Juga: Whoosh Berikan Promo Merah Putih Berupa Potongan Harga Tiket Rp45 Ribu, Berikut Jadwalnya

Moderasi menolak fanatisme sempit yang menganggap hanya dirinya yang benar, sekaligus menghindarkan kita dari sikap acuh tak acuh yang mengikis makna iman.

Api Moderasi di Era Digital

Kini, di era media sosial, ujian bagi moderasi semakin berat. Dulu, perbedaan pendapat dipecahkan lewat diskusi tatap muka, kini banyak yang berujung debat kusir di ruang maya.

Baca Juga: BRI Tunjukkan 8 Langkah Nyata Dukung Bangsa Semakin Berdaulat, Sejahtera dan Maju

Kata-kata bisa menjadi senjata yang melukai lebih dalam dari pedang, dan berita bohong menyebar lebih cepat daripada kebenaran.

Disinilah moderasi berperan sebagai pelita. Ia mengajarkan kita menahan jemari sebelum mengetik kalimat yang memecah belah, serta memilih kata yang menenangkan hati, bukan membakar emosi karena Agama itu datang untuk membawa rahmat, bukan permusuhan.

Pelajaran dari Kemerdekaan

Baca Juga: JSIT Banten Gelar Silaturahim Awal Tahun, Perkuat Sinergi Sekolah Islam Terpadu Hadapi Tantangan Pendidikan

Bulan Agustus selalu menjadi momen refleksi. Saat bendera merah putih berkibar di angkasa, kita diingatkan pada para pahlawan mereka yang datang dari berbagai agama dan daerah, tetapi rela berjuang di medan yang sama.

Sejarah mencatat, dalam pertempuran pada 22 Oktober 1945, KH. Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama) memimpin keluarnya Resolusi Jihad, memotivasi umat Islam untuk membela tanah air, resolusi ini menjadi pemicu semangat rakyat, terutama di Surabaya, yang kemudian meletus menjadi Pertempuran 10 November 1945.

Di sisi lain, pemimpin Kristen seperti Johannes Leimena, dan tokoh Katolik seperti Ignatius Joseph Kasimo, juga aktif membela kemerdekaan melalui jalur diplomasi dan politik.

Baca Juga: Kelompok 28 KKM Uniba Hibahkan Rocket Stove di Cikedal, untuk Atasi Masalah Sampah

Ada pula peran pemuda-pemuda Tionghoa, penganut Buddha dan Konghucu, yang mendukung perjuangan melalui logistik dan informasi.

Mereka tidak bertanya, “Apa agamamu?” sebelum mengangkat senjata atau menyumbang tenaga. Mereka tahu, yang mereka perjuangkan adalah rumah bersama bernama Indonesia.

Mengisi Kemerdekaan dengan Moderasi

Baca Juga: Malam Ini! Tottenham vs Burnley Berikut Jadwal, Link Streaming, dan Prediksi Pertandingan

BACAJUGA:

mahasiswa

Mahasiswa Teknik Lingkungan Nilai AMPAL Banten Tidak Fokus Bahas Dampak Lingkungan

17 Januari 2026 | 17:40
pemuda

Isra Miraj, Pemuda dan Islam Berkemajuan

16 Januari 2026 | 21:22
Pemuda Kota Serang Minta SPMB Harus Ada Perbaikan Karena Banyak Warga Mengeluh

Peringatan Air Berulang di Kota Serang

13 Januari 2026 | 17:27
Soleh, Pemerhati Birokrasi dan Pelayanan Publik

Analisis Penerapan Manajemen Talenta dalam Birokrasi Pemerintahan

8 Januari 2026 | 15:54

Kini kita hidup di zaman merdeka. Senjata sudah disimpan, tetapi tantangan baru muncul: bagaimana menjaga kemerdekaan dari ancaman perpecahan internal.

Salah satu ancaman terbesar adalah intoleransi yang tumbuh diam-diam di tengah masyarakat.

Menghargai perbedaan adalah bentuk nyata mengisi kemerdekaan. Itu bukan hanya soal menghadiri perayaan hari besar agama lain, tapi juga mau mendengar dan memahami sudut pandang yang berbeda.

Baca Juga: Proses Konsolidasi BPR dan BPRS di Banten sudah Terbentuk 12 Group

Moderasi adalah pagar rumah besar kita. Pagar itu bukan untuk memisahkan, tapi untuk melindungi semua penghuni dari ancaman luar.

Bung Karno pernah berkata, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Kata-kata itu menjadi peringatan bahwa ancaman terhadap persatuan tidak selalu datang dari luar, tetapi bisa muncul dari dalam, jika kita gagal menjaga kerukunan.

Baca Juga: Dijanjikan Terbit Oktober, 2.900 Honorer Banten Masih Harap-harap Cemas Menanti SK PPPK

Kemerdekaan Sejati

Kemerdekaan bukan hanya kebebasan dari penjajah fisik, melainkan juga kemerdekaan dari belenggu kebencian dan prasangka.

Jika setiap warga merasa aman, dihormati, dan setara tanpa memandang agamanya, barulah kemerdekaan itu utuh.

Moderasi beragama adalah jembatan yang menghubungkan tepian perbedaan. Tanpanya, sungai prasangka akan semakin lebar, memisahkan kita satu sama lain. Dengannya, kita bisa menyeberang, saling sapa, dan saling bantu.

Baca Juga: Menangkan Hadiah Jutaan Rupiah! Lomba Desain Logo HUT Banten ke-25, Cek Link Pendaftarannya

Menyalakan Api Persatuan

Hari ini, saat kita merayakan Hari Kemerdekaan, mari nyalakan kembali api persatuan itu. Moderasi beragama adalah bahan bakarnya, hati yang lapang adalah sumbunya, dan rasa hormat kepada sesama adalah nyalanya.

Dengan itu, kita tidak hanya menghormati jasa pahlawan, tapi juga memastikan Indonesia tetap bersinar sebagai mercusuar keberagaman yang damai di mata dunia. ***

Penulis: Rikil Amri, S.Pd., M.Pd (Dosen Universitas Pamulang & Pengurus PC NU Kota Cilegon)

Editor: Administrator
Tags: 17 AgustusIndonesiakemerdekaanmoderasi agamaModerasi Keagamaan
Previous Post

BI Banten Perkuat QRIS di Tangsel Lewat PQN

Next Post

Puan Maharani Sebut Indonesia Gelap Sampai Bendera One Piece Jadi Ekspresi Keresahan Masyarakat

Related Posts

mahasiswa
Opini

Mahasiswa Teknik Lingkungan Nilai AMPAL Banten Tidak Fokus Bahas Dampak Lingkungan

17 Januari 2026 | 17:40
pemuda
Opini

Isra Miraj, Pemuda dan Islam Berkemajuan

16 Januari 2026 | 21:22
Pemuda Kota Serang Minta SPMB Harus Ada Perbaikan Karena Banyak Warga Mengeluh
Opini

Peringatan Air Berulang di Kota Serang

13 Januari 2026 | 17:27
Soleh, Pemerhati Birokrasi dan Pelayanan Publik
Opini

Analisis Penerapan Manajemen Talenta dalam Birokrasi Pemerintahan

8 Januari 2026 | 15:54
tahun baru
Opini

Jangan Hura-hura, Kita Masih Berduka

2 Januari 2026 | 09:23
tahun baru
Opini

Malam Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Ikhtiar Merawat Keselamatan dan Kewarasan Bersama

31 Desember 2025 | 13:58
Load More

Popular

  • Pemkot Cilegon

    Satgas PAD Pemkot Cilegon Bakal Paksa Sekolah Negeri Beli Air Kemasan dari Perumda Cilegon Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Pejabat Eselon II Pemprov Banten Dilantik, 3 Di antaranya Promosi Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Lengkap Pejabat Eselon II Pemprov Banten yang Kena Rotasi Mutasi, Sejumlah Nama Baru Jadi Bos OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Pedagang Daging di Kios Pasar Kranggot Cilegon Kompak Mogok Jualan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soto Klaten Tempat Sarapan Favorit Warga Serang, Harganya Cuma Rp5 Ribu dan Bikin Kenyang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lurah Kebonsari Bangun Saung Bengkel Inovasi Tanpa APBD Untuk Kumpul Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OPD Pemkot Cilegon Diminta Pintar Cari Dana Pusat, Bapperida Punya Keyakinan Soal Mandatori Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran Dicoret, Pengadaan Truk Sampah di DLH Kabupaten Lebak Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persita Tangerang vs Persija Jakarta, Alarm Bahaya untuk Pendekar Cisadane

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25
SMAN 1 Cimarga

Para Siswa SMAN 1 Cimarga Kena Mental Terus Dipojokan Warganet, Pemkab Lebak Kirim Psikolog

16 Oktober 2025 | 19:45

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Rumah Makan Padang ganti menu daging sapi dengan daging ayam

Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Rumah Makan Padang di Kota Serang Ganti dengan Rendang Ayam

26 Januari 2026 | 21:38
Kepala Disperindag Provinsi Banten. Iwan Hermawan menangapi aksi mogok pedagang sapi

Harga Daging Sapi Naik Nasional, Disperindag Banten Minta Pedagang Tetap Berjualan

26 Januari 2026 | 21:24
akses menuju wisata baduy

Akses Menuju Wisata Baduy Rusak Parah, Mengancam Keselamatan Pengendara

26 Januari 2026 | 21:15
uin smh

Mahasiswa PAI UIN SMH Banten Dibekali Pemahaman Penulisan Karya Ilmiah yang Efektif dan Berintegritas

26 Januari 2026 | 20:54

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda