BANTENRAYA.COM – Puluhan truk pengangkut sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah Akhir atau TPSA Bagendung Kota Cilegon.
Antrean terjadi karena 2 alat berat pengangkut sampah rusak di TPSA Bagendung tersebut.
Pantauan BantenRaya.Com di TPSA Bagendung, puluhan kendaraan sampah macet sampai halaman kantor TPSA Bagendung.
Baca Juga: Contoh Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan 2022 atau 1443 Hijriyah Menyentuh Hati
Di lokasi terlihat hanya alat berat kecil yang diketahui milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon yang dipinjamkan untuk membantu.
Hal itu karena 2 alat berat atau beko rusak dan hanya terpajang di antara tumpukan sampah.
Puluhan sopir juga tampak terlihat menunggu giliran bongkar sambil mengobrol di sisi – sisi jalan.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Kredit Macet Bank Banten Dilaporkan ke Polisi, Disebut Rugikan Negara Rp65 Miliar
Berdasarkan penuturan sejumlah sopir di TPSA Bagendung, alat berat sudah rusah dari sejak dua hari lalu atau pada Rabu 23 Maret 2022 lalu.
“Iya kang rusak, dua-duanya rusak alat beko rusak, jadi terjadi penumpukan,” paparnya, Jumat 25 Maret 2022.
Pria yang enggan disebutkan namanya itu menjelaskan, jika para sopir juga sudah kesal dengan kondisi tersebut.
Baca Juga: Tampil Ke Publik Indra Kenz Sampaikan Permohonan Maaf, Netizen: Baju Orennya Bagus Ya
Bahkan, beberapa punya niat untuk membuang sampah ke tempat yang lain.
“Jadi ini karena lama dan tidak bisa diangkut maka sopir nggak mau, malah beberapa ada yang membuang di luar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknus (UPT) TPSA Bagendung Dedi membenarkan jika alat berat rusak.
“Dalam perbaikan,” singkatnya kepada melalui pesan Whatsapp kepada BantenRaya.Com.
Ia juga menuturkan jika saat ini masih terjadi penumpukan kendaraan di TPSA Bagendung.
“Masih,” ujarnya. ***



















