BANTENRAYA.COM – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Provinsi Banten dipastikan dalam kondisi aman menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPC Banten memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga.
Sekretaris Hiswana Migas DPC Banten Muhammad Irfan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memantau ketersediaan BBM dan LPG di seluruh SPBU maupun pangkalan gas di Banten.
BACA JUGA: Spoiler Drama Siren’s Kiss Episode 5 Sub Indo: Seol Ah dan Woo Seok Makin Dekat
Komunikasi terakahir dengan PT Pertamina, perusahaan negara tersebut menyatakan stok BBM dan gas aman selama libur Lebaran.
“Stok BBM dan LPG saat ini aman. Kami bersama Pertamina terus memantau ketersediaan di lapangan, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Irfan.
Dia menjelaskan, jika terjadi peningkatan permintaan akan BBM di SPBU, pengiriman pasokan dapat dilakukan dengan cepat dari terminal BBM.
Bahkan, menurutnya, pemesanan yang dilakukan oleh SPBU dapat langsung dipenuhi pada hari yang sama.
“Kalau ada kebutuhan tambahan dari SPBU, kami langsung koordinasikan dengan terminal di Gerem. Pesan hari ini, bisa datang hari ini juga,” katanya.
Menurut Irfan, distribusi energi tidak hanya dipastikan aman di SPBU, tetapi juga hingga ke tingkat pangkalan LPG agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan.
Dia mengungkapkan, biasanya konsumsi energi meningkat selama bulan puasa. Pada pertengahan Ramadan, kenaikan permintaan bisa mencapai lebih dari 30 persen dibandingkan hari biasa.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga memastikan seluruh infrastruktur distribusi energi telah disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Susanto August Satria mengatakan, stok BBM dan LPG di wilayah Jawa Bagian Barat, termasuk Banten, saat ini berada pada level aman.
“Kami menyampaikan bahwa kondisi stok BBM dan LPG di wilayah Jawa Bagian Barat dan sekitarnya berada pada level yang aman. Kami juga telah melakukan build up stok atau penambahan cadangan pasokan energi di sejumlah titik distribusi guna mengantisipasi potensi peningkatan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Satria dalam keterangan resminya.
Pertamina juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama periode tersebut.
Selain itu, Pertamina menerapkan metode Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) dalam pengelolaan rantai pasok BBM dan LPG agar distribusi tetap berjalan normal dan berkelanjutan.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, terutama pada jalur mudik dan jalur wisata, Pertamina juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan.
Di antaranya SPBU siaga 24 jam serta penyediaan kantong BBM untuk membantu kendaraan yang mengalami kendala akibat kemacetan.
Di wilayah Banten sendiri terdapat sekitar 120 SPBU di luar wilayah Tangerang yang siap melayani masyarakat, serta sekitar 80 agen LPG yang mendukung distribusi gas kepada pangkalan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena pasokan energi telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan energi akan terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat,” tutup Satria. ***










