BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Pandeglang mewaspadai potensi lonjakan pemudik sebesar 56 persen pada momen libur Lebaran 2026.
Peningkatan volume pergerakan masyarakat ini diprediksi akan berdampak signifikan pada kepadatan jalur utama di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Diantaranya, Pertigaan Cigadung, Kadubanen, Alun-alun Pandeglang, Majasari, Cipacung, Mengger, Saketi, Menes, hingga Labuan.
BACA JUGA: Spoiler Drama Siren’s Kiss Episode 5 Sub Indo: Seol Ah dan Woo Seok Makin Dekat
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan, proyeksi peningkatan arus mudik tahun ini memerlukan perhatian ekstra dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya fokus pengamanan tidak hanya tertuju pada kelancaran lalu lintas, tetapi pada kesiapsiagaan tim kesehatan di setiap posko.
“Seluruh personel gabungan diinstruksikan untuk selalu ada di masing-masing titik guna merespons dinamika di lapangan secara cepat,” kata Doni, Minggu (15/3).
Berdasarkan laporan, katanya, pada momen Lebaran, diperkirakan Kabupaten Pandeglang akan banyak menerima para pemudik.
Mengingat kebanyakan dari warga Pandeglang bekerja di luar daerah.
“Diperkirakan ada peningkatan 56 persen pemudik pada tahun 2026 ini, jadi kesiapan kita harus lebih serius lagi,” ujarnya.
Dijelaskannya, pemerintah daerah akan mengerahkan petugas Dishub, Satpol PP, BPBDPK, dan tenaga medis untuk mengamankan arus mudik Lebaran.
Personel yang disiagakan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI.
“Ada sekitar 400 orang lebih personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah yang kami siapkan di lima pos pengamanan,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah daerah terus meningkatkan koordinasi dengan jajaran kepolisian, dan TNI untuk mengantisipasi gangguan keamanan di tengah kepadatan warga.
Hal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat bersifat satu pintu, mulai dari pengaturan jalan hingga penanganan kendala medis ringan.
“Kami terus berkoordinasi dengan polri dan TNI dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.
Kepala Dishub Pandeglang, Rudiyanto mengatakan, petugas akan disiagakan secara khusus guna memastikan kelancaran sirkulasi kendaraan bagi pemudik selama lebaran Idul Fitri.
“Nanti kami akan tempatkan petugas di wilayah yang padat kendaraan. Pengaturan ini diharapkan mampu menekan kemacetan selama lebaran,” katanya. ***









