BANTENRAYA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyampaikan adanya potensi cuaca buruk di beberapa wilayah Banten terjadi hingga 3 Januari 2026 mendatang.
Prediksi itu disebabkan adanya aktivitas siklon tropis Hayley dan Bibir Siklon 90S di Samudra Hindia Barat Daya Banten.
Ketua Pokja Pelayanan Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Banten BMKG Merak Trian Asmarahadi menjelaskan, Kondisi siklon berpengaruh terhadap dinamika atmosfer di wilayah Banten yang menyebabkan potensi meningkatkan curah hujan dan angin kencang di Provinsi Banten dalam sepekan kedepan.
“Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang bagian Timur dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Serang bagian Utara dan Timur, Kota Serang, Kabupaten Tangerang bagian Barat dan Tengah dan Kota Tangerang,” katanya, Selasa, 30 Desember 2025.
BACA JUGA: Libur Nataru, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
Termasuk, jelas Trian, pada malam pergantian tahun, kondisi cuaca diperkirakan berpotensi terjadi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Utara, Kabupaten Serang bagian Barat dan Selatan, sedangkan hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Pandeglang bagian Selatan, Kabupaten Serang bagian Utara, Kabupaten Lebak bagian Utara, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
“Hampir wilayah seluruh Banten terjadi hujan pada malam pergantian tahun,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja, lanjut Trian, potensi angin kencang hingga mencapai 45 km per jam juga terjadi pada periode 29 Desember 2025 sampai 3 Januari 2026.
Hal itu, karena dipicu gelombang Equator Rossby dan Low Frequency terpantau aktif di wilayah Pulau Jawa, serta Kelembaban Udara yang tinggi dan atmosfer yang relatif labil turut mendukung proses konvektif pada skala lokal.
“Kondisi ini berpengaruh terhadap dinamika atmosfer di wilayah Banten yang menyebabkan potensi meningkatkan curah hujan dan angin kencang di Provinsi Banten dalam sepekan kedepan,” ujarnya.
BACA JUGA: Honda Banten Bagi Tips Rawat Motor di Musim Hujan
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Suhendi menjelaskan, berharap warga bisa tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.
“Lakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir, dan mengamankan barang-barang penting. Percayai informasi resmi dari BMKG dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” pungkasnya.***















