Senin, 16 Maret 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Senin, 16 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Mahasiswa Sebut Pemkot Cilegon Bisa Bangun JLU Tanpa Hutang, Begini Caranya

Uri Mashuri by Uri Mashuri
28 September 2025 | 19:51
pembangunan JLU Cilegon bisa tanpa hutang

Mahasiswa inginkan JLU dibangun tanpa hutang, caranya kembalikan belanja pegawai sesuai aturan yakni 30 Persen. (Dokumen Mahasiswa)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon Tb Rizki Andika menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon bisa membangun Jalan Lingkar Utara (JLU) tanpa hutang.

Pemkot Cilegon bisa membiayai JLU melalui pemangkasan belanja pegawai yang sekarang mencapai 40 persen lebih dalam APBD.

Menurut Rizki, persentase belanja pegawai tembus 42,40 persen atau sebesar Rp977.559.510.086,10 dari total belanja daerah sebesar Rp2.305.503.237.836,00.

Hal itu jelas melanggar  Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022. Dimana, UU itu adalah tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada pasal 146 ayat 1 disebutkan jika daerah Wajib mengalokasikan belanja pegawai daerah di luar tunjangan guru yang dialokasikan melalui TKD paling tinggi 30 persen dari total belanja daerah.

BACA JUGA: Regenerasi Petani di Banten Tersendat, Petani Milenial Hanya 29,51 Persen

“Dibandingkan dengan hutang kepada PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur), pemerintah bisa membuat skema belanja pegawai disesuaikan dengan UU sebesar 30 persen, sehingga ada sekitar 12 persen dari Rp2,3 triliun atau sebesar Rp276 miliar,” katanya, Minggu (28/9).

Rizki menyampaikan, dibandingkan dengan pinjaman yang akan justru memberatkan APBD dan membuat kondisi keuangan daerah mengalami turbulensi, maka pemangkasan belanja pegawai menjadi paling bijak.

“Dalam belanja pegawai itu ada beberapa yang bukan kewajiban pemerintah misalnya tunjangan atau TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) itu bisa disesuaikan dan hitungannya harus sesuai kinerja secara transparan,” ucapnya.

Rizki menegaskan, hutang sebesar Rp200 miliar yang akan dilakukan, dipastikan akan membuat kondisi keuangan memberatkan.

Akibat jangka Panjang, pemerintah pasti akan membebani masyarakat dan menambah jumlah penerimaan pajak untuk membayarnya.

“Masyarakat lagi akan menjadi korban. Karena penerimaan akan ditingkatkan, salah satu penerimaan yang akan ditambah adalah pajak. Hal itu bisa sangat memberatkan masyarakat nantinya,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Bapperalitbang Kota Cilegon Syafrudin menjelaskan, memastikan akan tetap mengupayakan program tersebut. Hal itu karena JLU menjadi kebutuhan pembangunan yang sudah tertuang di RPJMD dan RKPD.

“Sudah ada di RPJMD dan masuk di RKPD. Masih terus dikonsultasikan dan komunikasikan,” jelasnya.

BACAJUGA:

Ulama dan Umaro Jaga Stabilitas Sosial

Sachrudin Ajak Ulama dan Umaro Jaga Stabilitas Sosial

15 Maret 2026 | 21:54
Komunitas mobil Clasic

Berkah Ramadan, Komunitas Mobil Calsic Chapter Cilegon Berbagi Santunan Anak Yatim dan Dukung UMKM

15 Maret 2026 | 21:20
Suasaa pelepasan program mudik gratis 2026 di depan Kantor Walikota Cilegon, Minggu (153). TiaBanten Raya

Pemkot Cilegon Berangkatkan 2.300 Peserta Mudik Gratis 2026

15 Maret 2026 | 21:10
Pasar Lama Kota Serang lokasi yang akan dijadikan Pasar Jedogan jelang Idul Fitri tahun 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Perputaran Uang Pasar Jedogan di Kota Serang Diprediksi Capai Rp 5 Miliar

15 Maret 2026 | 20:40

Syafrudin memastikan, pembayaran dana pinjaman itu tidak akan memotong belanja pegawai. Pemotongan akan dilakukan di belanja yang tidak penting dan tidak sesuai dengan kebutuhan visi misi Walikota Cilegon Robinsar.

“Tidak akan mengurangi dan dipotong dari belanja pegawai. Kami pastikan itu memangkas anggaran yang tidak penting dan sesuai visi misi,” ujarnya.

Hal sama disampaikan Walikota Cilegon Robinsar, untuk bisa mencicil pembayaran pinjaman, pihaknya akan memangkas beberapa program yang tidak ada relevansinya dengan visi dan misi. Termasuk, belanja makan minum, sosialisasi dan belanja tidak penting lainnya.

“Ada porsinya lah, tidak dari belanja pegawai, tapi belanja yang tidak penting, sosialisasi, makan minum dan beberapa yang tidak ada relevansinya akan diambil untuk sistem pembayaran,” pungkasnya. ***

Editor: Dede Yusup
Tags: belanja pegawaiCilegonHMIjlutanpa Hutang
Previous Post

Regenerasi Petani di Banten Tersendat, Petani Milenial Hanya 29,51 Persen

Next Post

ASTRA Tol Tamer Rawat Jalan Tol Jelang Musim Hujan

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda