BANTENRAYA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mencatat pengguna layanan kesehatan di Posko Mudik Lebaran 1445 Hijriyah Sebanyak 703 orang pemudik sakit.
Dari jumlah 703 pemudik sakit tersebut, sebanyak 693 diantaranya dewasa dan 10 anak-anak.
Posko mudik sendiri sudah dibuka Dinkes Kota Cilegon mulai 4 April hingga 16 April 2024.
“Posko kesehatan kami jadwalkan ditutup hari ini (Selasa, 16/4-red). Tercatat ada 693 dewasa dan 10 anak-anak yang mendapatkan pelayanan di posko kesehatan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Cilegon Febri Naldo, Selasa 16 April 2024.
Baca Juga: Hari Pertama Kerja, Kehadiran ASN Pemkab Pandeglang Capai 99 Persen
Dijelaskan Febri, para pemudik yang datang ke posko kesehatan rata-rata mengalami keluhan diare, gastritis dan hipertensi.
“Rata-rata keluhan mereka adalah diare, gastritis dan hipertensi,” jelasnya.
Menurut Febri, berdasarkan rata-rata kelihatan tersebut, diduga dipicu akibat kelelahan seperti saat mengantri ditengah terik matahari di pelabuhan dan atau telah melakukan perjalanan jauh, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan sepeda motor.
“Para pemudik yang mengeluh sakit sudah tertangani dengan baik. Tenaga kesehatan kita selalu standby 24 jam,” tuturnya.
Baca Juga: 83 Kasus Tindak Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Terjadi di Banten
Dalam hal ini, Febri menerangkan, pihaknya telah menyediakan 6 posko kesehatan yang tersebar di jalur mudik lebaran, yakni di jalur menuju Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Merak.
“Selain 6 posko yang disediakan Dinkes Kota Cilegon, ada juga 3 posko tambahan yang disediakan Dinkes Provinsi Banten, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dan PMI (Palang Merah Indonesia) di Pelabuhan Merak,” jelasnya. ***











