BANTENRAYA.COM – Ribuan honorer yang ada di Kota Serang meminta Pemkot Serang melobi pemerintah pusat untuk mengubah kebijakan penghapusan honorer di 2023.
Mereka ingin Pemkot Serang bersuara menyampaikan aspirasi para honorer yang ada di Kota Serang.
Salah seorang honorer di DPMPTSP Kota Serang Achmad Herwandi mengatakan, pada Senin, 13 Juni 2022 bersama dengan puluhan honorer lain akan melakukan audiensi dengan Walikota Serang Syafrudin.
Dia akan menyampaikan aspirasi ribuan honorer di Kota Serang yang menginginkan agar aturan penghapusan honorer di seluruh Indonesia pada tahun 2023 dibatalkan.
“Kami mau meminta komitmen Pemkota untuk tidak memberhentikan tenaga honorer di tahun 2023,” kata Endi, sapaan Achmad Herwandi, Minggu, 12 Juni 2022.
Endi mengatakan, pemerintah pusat selama ini menyatakan mengakui keberadaan para honorer tetapi tidak mengurus mereka secara serius.
Padahal, jumlah honorer saat ini sangat banyak. Di Kota Serang saja, dia memperkirakan ada 3.000 lebih honorer.
“Jumlah honorer di Kota Serang yang datanya sudah kami pegang ada 2.500 orang dari 28 OPD dari jumlah seluruh OPD sebanyak 32 OPD
Endi menyatakan, pemerintah tidak benar-benar memikirkan solusi bagi penyelesaian masalah honorer di Indonesia.
Baca Juga: Single Yet To Come dari BTS Memecahkan Rekor Debut Spotify untuk Kategori Lagu Berbahasa Korea
Hal ini terbukti dengan pengangkatan honorer menjadi P3K pada tahun 2021 namun juga dibuka untuk umum.
Menurutnya, seleksi itu tidak berpihak pada para honorer, terutama yang sudah bertahun-tahun bekerja dan mengabdi.
Para honorer yang sudah setiap hari menghabiskan tenaga dan pikiran untuk pekerjaan tentu tidak akan bisa melawan mahasiswa yang baru lulus ketika seleksi.
Baca Juga: Januari Hingga Mei 2022, Dinkes Kota Serang Catat 1.851 Balita Stunting
Karena itu menurutnya bilapun ada selesksi, seharusnya yang diikutkan hanya honorer yang sudah bekerja lama.
Inilah cara yang bisa menjadi solusi bagi persoalan honorer di Indonesia, khususnya di Kota Serang.
Sebab banyak honorer yang sudah mengabdikan dirinya belasan tahun bahkan puluhan tahun dan hanya berharap diangkat menjadi ASN atau setidaknya P3K.
Baca Juga: 6 Pertanyaan di Alam Kubur Yang Menentukan Masuk Surga Atau Tidak
Dia menyebutkan, ada honorer di Kota Serang yang sudah bekerja sejak pertama Kota Serang berdiri pada tahun 2007 bahkan ada juga yang bekerja sebagai honorer pada tahun 2000 sejak dari Kabupaten Serang.
Di antara mereka bahkan ada yang sudah umur 54 tahun, menjelang usia pensiun.
“Kalau mereka ini diajak tarung dengan yang fresh graduate ya susah. Seharusnya orang lama yang diprioritaskan,” katanya.
Baca Juga: 7 Aturan yang Harus Dipatuhi Warga Saat Ziarah ke Makam Eril
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Serang Iman Setiawan membenarkan akan ada audiensi antara honorer dengan Walikota Serang.
Rencananya, para honorer akan ditemui oleh Walikota Serang Syafrudin atau Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin, Sekda Kota Serang Nanang Saefudin, dan Kepala BKPSDM Kota Serang Ritadi.
“Audiensinya jam 2 di aula setda lantai 1,” kata Iman. ***


















