BANTENRAYA.COM – Salah seorang sopir truk di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Kecamatan Bojonegara sempat mengamuk karena diduga kesal setalah tiga hari menunggu antrean.
Sopir itu akhirnya memarkirkan kendaraan yang di dermaga dan membuat penyebrangan tersendat dalam beberapa saat.
Kejadian tersebut terjadi saat Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi mengunjungi pelabuhan BBJ pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.
BACA JUGA: Walikota Cilegon Warning ASN Mudik Gunakan Plat Merah, Masyarakat Diminta Awasi Semua Pejabat
Dalam video yang beredar di media sosial, seorang sopir tersebut nampak meninggalkan mobil dan sengaja membuat truk pengangkut alat berat yang dibawanya menghalangi dermaga penyebrangan.
Sehingga saat itu tim kepolisian berupaya mencari sang sopir, tak berselang lama akhirnya sopir muncul dengan wajah kesal sambil menghampiri petugas.
Setelah ditanya oleh petugas, sang sopir mengaku kesal karena sudah tiga hari terjebak di pelabuhan BBJ karena tidak diizinkan untuk menaikkan kapal.
Saat ditanya wartawan, ia hanya me jawab singkat dan meminta menanyakan kepada petugas yang menolaknya untuk melakukan penyebrangan.
“Di tolak, tanya aja ke yang menolak,” ujarnya.
Akhirnya petugas mencoba melerai dan menenangkan sopir, kemudian sopir memarkirkan kendaraannya ke sisi dermaga.
Kemudian ia mempertegas alasan mengapa memarkinkan kendaraan di dermaga dengan menghalangi kendaraan lain untuk melintas.
“Ditolak, siapa enggak tahu yang nolak, sudah tiga hari di sini,” katanya.
Salah satu sopir yang berada di BBJ Muhadi mengatakan, sang sopir pengangkut alat berat itu awalnya hendak menaiki kapal dengan pengawalan oleh aparat keamanan.
Namun saat hendak menaiki kapal sopir itu dilarang petugas karena nomor antreannya belum saatnya menaiki kapal. Sehingga para sopir lain merasa tidak terima dilangkahi oleh sopir pengangkut alat berat itu.
“Dia sempat naik kapal, tapi didemo oleh sopir lain karena sopir itu ngelangkahin sekitar 70 nomor antrean. Sopir lain akhirnya meminta sopir pengangkut alat berat itu turun dari kapal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini truk bermuatan alat berat itu masih tertahan di parkiran pelabuhan BBJ untuk menunggu antrean.
“Setelah sopir truk pengangkut alat berat itu turun akhirnya sopir laun bersorak gembira. Dia itu 2190 nomornya, sedangkan yang baru naik itu nomor 2120,” katanya. (andika) ***









