BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Serang melakukan inovasi dengan meluncurkan warung jaga bahan pokok atau Warjok.
Salah satu bahan pokok yang dijual di Warjok adalah minyak goreng. Minyak goreng merek Minyakita dijual dikisaran Rp 15.000 per liter.
Warjok sendiri diluncurkan untuk mengendalikan harga bahan pokok, sehingga inflasi di Kota Serang stabil.
Dalam peluncuran Warjok dilakukan juga penandatanganan memorandum of understanding atau MOU antara Pemkot Serang dengan PT Agrobisnis Banten Mandiri atau ABM.
Penjabat Walikota Serang Nanang Saefudin mengatakan, harga bahan pokok di Warjok lebih hemat dibanding harga bahan pokok di pasar.
“Misalnya minyak goreng minyakita di sini (Warjok) hanya Rp 15.000 sekian per liter, di luar bisa Rp 18.000 per liter. Bagi masyarakat walaupun 1.000 itu terasa, sehingga nanti masyarakat ya sudah beli saja di sini,” kata Nanang, kepada Bantenraya.com.
Baca Juga: Tanggal 4 Januari Memperingati Hari Apa? Ternyata Ada 3 Momen Penting Ini
Kendati demikian, kata dia, setiap konsumen yang belanja bahan pokok di Warjok dibatasi per item produknya.
“Itu diatur oleh PT ABM dan Pak Kadis Disperindagkop. Tentu nanti akan dilihat. Khawatir juga nanti Pak Kadis yang beli malah diborong. Dijual. Itu nggak boleh juga,” tegas dia.
Ia menjelaskan, Warjok juga salah satu intervensi Pemkot Serang dalam menstabilkan harga bahan pokok.
Baca Juga: Tinggal Klik! Nonton Academy of Champions Episode 3, Lengkap dengan Spoiler dan Jam Tayang
“Kita tahu masalah harga diserahkan kepada pasar, maka berlaku hukum pasar. Tapi tentu harus ada intervensi dari pemerintah dalam hal ini pemerintah daerah,” jelas Nanang.
Nanang akui bahan pokok yang tersedia di Warjok belum komplet, namun secara bertahap akan dilengkapi.
“Walaupun tadi belum komplit banget. Ada minyak, beras, terigu, gula, dan lain-lain. Nanti secara bertahap kita penuhi,” katanya. ***



















