BANTENRAYA.COM – Duta besar Uni Emirat Arab atau UEA untuk Indonesia H.E. Abdulla Salem AlDhaheri mendatangi Pendopo Kabupaten Serang untuk melakukan diskusi kerja sama investasi.
Dalam diskusi tersebut Pemerintah Kabupaten Serang menawarkan kerja sama investasi pembangunan Masjid Terapung Banten atau MTB yang dikelola oleh Yayasan Al Bahru Banten di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang kepada pihak UEA.
Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda kedua yang sudah dilaksanakan antara Pemkab Serang Serang dan duta besar UEA untuk Indonesia.
“Ini pertemuan kedua secara resmi untuk menjajaki peluang-peluang kerja sama yang bisa dilakukan antara UEA dan Pemkab Serang,” ujarnya.
Ia menjelaskan UEA adalah negara yang kaya dan sudah banyak membantu pemerintah Republik Indonesia baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun yang lainnya.
BACA JUGA: Pasar Saham Diprediksi Menguat Tipis pada 25 September 2025, Investor Tunggu data Inflasi AS
“Ini adalah salah satu ikhtiar kami dari Pemkab Serang. Semoga dengan adanya kehadiran Dubes UEA bisa berinvestasi di Kabupaten Serang,” katanya.
Zakiyah menuturkan, sudah memaparkan dan memresentasikan peluang investasi baik dari pertanian, perikanan, infrastruktur pariwisata termasuk pembangunan MTB.
“Tadi kita juga menawarkan menghibahkan untuk MTB yang sedang kami lakukan ke depan . Yang jelas kami akan berikan peluang kerja sama itu dan tentu akan berikan fasilitas yang baik,” jelasnya.
H.E. Abdulla Salem AlDhaheri mengatakan, akan ada pertemuan selanjutnya untuk melakukan pembahasan secara rinci tentang peluang investasi yang paling diprioritaskan.
“Beliau mengharapkan satu project dulu yang digarap sambil saling mengenal. Berikutnya akan ada pertemuan dari pihak Abu Dhabi dan dari Serang, tapi itu akan dibicarakan kemudian hari,” ujarnya.
BACA JUGA: Saham Big Bank Masih Berpotensi Terkoreksi, Investor Disarankan Cicil Beli Jangka Panjang
Ia menjelaskan, kedatangannya di Pendopo Bupati Serang merupakan suatu kehormatan dalam melakukan kerja sama antar dua negara dan telah membicarakan banyak hal.
“Perihal diskusi-diskusi tadi memang berbicara banyak hal tentang pengembangan infrastruktur pengembangan investasi lainnya,” katanya.***


















