BANTENRAYA.COM – Sebanyak 13 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Cilegon dikabarkan mengalami kelelahan usai bertugas melakukan Pemungutan dan perhitungan suara atau Tungsura.
Dimana, para petugas KPPS tersebut tumbang usai menyelesaikan Tungsura pada pada pukul 06.00 pagi.
Kebanyakan dari 13 petugas KPPS yang kelelahan tersebut mengalami kondisi keluhan di bagian perut karena kondisi kosong dan mengakibatkan asam lambung naik.
Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Cilegon Febrinaldo menyampaikan, jika jumlah petugas KPPS yang memeriksakan diri adalah sebanyak 13 orang.
“Ada 13 orang yang karena sakit perut kosong,” jelasnya.
Rinciannya yakni, Kecamatan Ciwandan 1 petugas, Kecamatan Pulomerak 4 petugas, Kecamatan Grogol 1 petugas, Kecamatan Cilegon 2 petugas, Kecamatan Jombang 3 petugas, Kecamatan Citangkil 2 petugas.
“Ada di 5 kecamatan dan semuanya mendapatkan penanganan tapi tidak sampai ada perawatan,” jelasnya.
Hal senada disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon Rully membenarkan jika ada beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tumbang.
“Yah ada,” jelasnya.
Baca Juga: Diduga Kelelahan, Anggota PTPS di Cikeusal Kabupaten Serang Meninggal Dunia
Rully menjelaskan, semua yang memeriksakan diri adalah yang kelelahan.
“Kelelahan,” ucapnya.
Komisioner KPU Kota Cilegon Nunung Nurjanah saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait dengan petugas yang sakit tersebut.***



















