BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah memberangkatkan sebanyak 2.300 orang peserta mudik gratis 2026 di depan Kantor Walikota Cilegon, Minggu 15 Maret 2026.
Diketahui program mudik gratis tersebut sebagai upaya Pemkot Cilegon memberikan bantuan kepada masyarakat Cilegon untuk dapat kembali berkumpul bersama keluarga pada momen Hari Raya Idul Fitri.
Pendaftaran mudik gratis telah dimulai sejak pekan lalu Senin 9 Maret 2026 lalu pukul 08.00 WIB melalui aplikasi Cilegon Juare, dan wajib domisili KTP sebagai masyarakat Kota Cilegon.
BACA JUGA: Budi Rustandi Larang ASN Bawa Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran Idul Fitri
Meskipun pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Cilegon Juare, tetapi pada pekan lalu masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan saat pendaftaran.
Sehingga mengharuskan masyarakat untuk datang ke Kantor Diskominfo melakukan pendaftaran secara langsung yang dibantu oleh petugas.
Walikota Cilegon Robinsar mengucapkan rasa terima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan program mudik gratis 2026 ini.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Cilgon mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada program ini,” katanya kepada awa media, Minggu 15 Maret 2026.
Program mudik gratis tersebut didukung oleh industri, hingga perbank-an yang ada di Kota Cilegon, terutama dalam menyumbang fasilitas untuk unit bus.
“Alhamdulillah semuanya saling membantu, saling memfasilitasi untuk warga Cilegon bisa kembali ke kampung halamannya,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan, terdapat perbedaan untuk program mudik gratis tahun 2025 lalu dengan tahun 2026 ini.
Tahun 2025 lalu program mudik gratis ini hanya menyediakan sebanyak 47 bus saja.
“Tahun 2026 ini kuota diperbanyak jad 2.300 orang ada 50 bus, dan pendaftaran juga semakin digital melalui aplikasi Cilegon Juare,” ungkapnya.
Ia berharap, kedepannya program tersebut dapat semakin lebih meningkat lagi fasilitasnya supaya dapat membuat warga Cilegon semakin nyaman untuk pulang kampung.
“Semoga kedepannya program ini semakin lebih baik, dan semoga program ini dapat bermanfaat untuk warga Cilegon berkumpul bersama keluarga pada momen lebaran,” harapnya.
Selama pendaftaran, kata dia, warga Cilegon sangat antusias hingga peserta pendaftar mencapai 20 ribu orang.
“Alhamdulillah antusias tinggi yang mendaftar 20 ribu orang, tapi kami hanya menyediakan 2.300 kursi saja,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta program mudik gratis 2026 dari Lingkungan Pagebangan, Mutiara Akbar mengaku tahun ini merupakan tahun keduanya mengikuti program tersebut.
Mutiara akan mudik dengan tujuan ke Palembang, Sumatera Selatan, dengan estimasi tiba pukul 03.00 WIB.
“Alhamdulillah pertama kali ikut tahun 2025 lalu, sekarang bisa ikut kembali setelah war tiket di aplikasi Cilegon Juare,” ujarnya.
Dengan mengikuti program mudik gratis dari Pemkot Cilegon, ia merasakan dapat menghemat biaya pengeluarannya.
“Keuntungannya hemat di ongkos ya, tapi kalau ikut program gini pergi mudiknya aman karena difasilitasi Pemkot Cilegon,” pungkasnya.***




