BANTENRAYA.COM – Polri menggelar Operasi Ketupat Maung 2022 sebagai bentuk pengamanan menjelang Lebaran 2022 sejak 26 April hingga 8 Mei 2022.
Dalam operasi tersebut, Polri memberikan fokus pada pengamanan pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2022.
Bersama instansi gabungan Polri melakukan persiapan-persiapan yang matang agar pemudik bisa aman dan nyaman berkendara.
Baca Juga: Daftar Menu Buka Puasa Favorit di Berbagai Negara, dari Indonesia hingga Jepang
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, Polda Banten siap melayani masyarakat yang akan mudik dengan menyiapkan Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Posko Terpadu.
Dengan operasi gabungan tersebut ada 4 langkah antisipasi Operasi Ketupat Maung dalam mengamankan mudik Lebaran 2022 secara nasional.
1. Mendirikan 2.702 posko mudik plus gerai vaksinasi
Agar keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan mudik, Polri mendirikan 2.702 posko mudik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Posko pengamanan dan pelayanan tersebut ditempatkan di pusat keramaian hingga lokasi objek wisata.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, di sejumlah pos tersebut akan disiapkan layanan vaksinasi booster, sehingga masyarakat yang akan mudik dapat melaksanakan vaksin di mana saja.
“Oleh karena itu, kita juga menyelenggarakan vaksin booster di setiap pos kita, pospam, pos pelayanan, pos terpadu juga kita siapkan gerai vaksin sehingga masyarakat yang belum vaksin bisa dilayani,” katanya.
Baca Juga: Teks Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda Singkat dan Menyentuh Hati, Tema: Lebaran nu Berkah
2. Rekayasa lalu lintas
Kemenhub memprediksi ada 23 juta mobil serta 17 juta sepeda motor yang akan digunakan untuk mudik.
Daerah-daerah tujuan mudik yang paling banyak dituju adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jabodetabek dan Lampung.
Baca Juga: Hukum Memberikan Zakat Fitrah Sekeluarga Kepada Satu Orang
Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur mudik, terutama di ruas jalan tol, Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
“Baik rekayasa dalam bentuk one way, maupun contraflow untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di jalur tol, dibantu dengan berbagai sarana prasarana seperti kendaraan traffic blog, mobil derek, ambulans dan bengkel darurat,” ungkapnyai.
3. Pelayanan mudik gratis.
Upaya lain untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran 2022, Polri bersama pemerintah mendorong masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum, seperti kereta api dan pesawat udara.
Baca Juga: UM-PTKIN Dibuka, Ini Link Pendaftaran dan Alun Pendaftarannya
Pemerintah juga menyiapkan mudik bareng gratis untuk menghindari lonjakan kendaraan pribadi saat mudik Lebaran.
Polri juga telah menyediakan 400 armada dengan kuota pemudik sebanyak 20.000 orang,” ujar Kapolri menjelaskan.
4.Layanan informasi bagi pemudik
“Telah dilakukan tim komunikasi publik bekerja sama dengan 116 pemancar radio di sepanjang jalur Lampung, Jakarta, Bali, dan juga menggunakan Teori TV dan Radio RRI. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan informasi terkait kondisi lalu lintas,” jelasnya.
Baca Juga: Daftar Link CCTV Mudik Lebaran 2022, Bisa Pantau Kondisi Terkini Sebelum Berangkat
Selain itu, Polri juga menyiapkan layanan informasi publik untuk memberikan masukan dan informasi terkait pergerakan lalu lintas melalui beberapa sarana media sosial hingga hotline.
“Call center NTMC Polri dengan nomor hotline 1500-669 dan SMS Center 9119,” tuturnya.
“Kami terus sosialisasikan lagi sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan nyaman karena mendapatkan informasi yang dibutuhkan,”Kabid Humas Polda Banten. ***











