BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar Seba Negeri Kota Serang 2025 di Hotel Aston, Kota Serang, Selasa 2 Desember 2025.
Seba Negeri Kota Serang untuk menjaga, dan mengevaluasi kinerja OPD di lingkungan Pemkot Serang.
Pemkot Serang berencana tetap akan mengadakan Seba Negeri Kota Serang 2026, walaupun tanpa anggaran APBD.
BACA JUGA: Profil Aziz Setia Ade Plt Sekda Pemkot Cilegon, Jadi PNS Sejak Tahun 1994
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, Sebagai Negeri Kota Serang 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di lingkungan Pemkot Serang.
“Seba Negeri Kota Serang 2025 ini penting dalam rangka untuk menjaga, dan mengevaluasi kinerja teman-teman OPD semua,” ujar Budi, kepada wartawan.
Ia mengaku pihaknya tetap akan menyelenggarakan Seba Negeri Kota Serang di tahun mendatang, meski non APBD Kota Serang.
“Insya Allah ke depannya acara ini tetap ada, walaupun tanpa anggaran APBD nantinya,” ucap dia.
Mengenai inovasi yang ditampilkan oleh masing-masing OPD, ia menjelaskan bahwa inovasi untuk memotivasi para OPD di lingkungan Pemkot Serang.
“Ya inovasi dalam rangka untuk menyemangati mereka untuk lebih bisa lebih berinovasi lagi, jadi bisa berimbang dengan apa yang saya inginkan, jadi antara walikota dan anak buah harus bisa tahu apa yang walikota mau,” jelasnya.
Asda I Kota Serang Subagyo mengatakan, Seba Negeri Kota Serang rutin dilaksanakan tiap tahun, sebagai bentuk evaluasi terkait dengan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat, dan silaturahmi dari masyarakat.
“Makanya kita undang juga dari perwakilan RT RW, kemudian toko masyarakat berkaitan dengan apa sih yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota Serang di wilayah masing-masing,” ujar Subagyo.
Mengenai rencana Seba Negeri Kota Serang 2026 yang tidak menggunakan anggaran non APBD, itu karena kondisi efisiensi anggaran.
“Mungkin karena efisiensi sebetulnya kan kalau dulu digabungin dengan penghargaan untuk pajak pemerintah juga kan punya kewajiban untuk membangun, nah warga juga punya kewajiban untuk membayar pajak,” ucap dia.
Tahun depan kan kalau untuk yang Bapenda Kota Serang masih ada mungkin akan dicoba padukan dan gabungkan dengan kegiatan yang ada di Bapenda Kota Serang.
“Cuma tak ada pak wali juga menyampaikan walaupun tidak ada anggarannya tetap harus diadakan, karena ini sebagai bahan evaluasi yang mungkin nanti tinggal konsepnya nanti kita akan sesuaikan dengan acara yang di Bapenda. Kalau untuk yang bapenda sudah ada di 2026 sementara untuk anggaran yang lain mungkin kita gunakan CSR,” tandasnya. ***















