BANTENRAYA.COM – Komisi II DPRD Kota Cilegon menyoroti soal tidak aktifnya Forum CSR Kota Cilegon.
Bahkan, sejak pemilihan awal di September 2023, sampai sekarang forum tersebut tidak pernah dikukuhkan.
Tidak ada alasan jelas soal ketidakaktifan forum tersebut, sehingga membuat tidak ada wadah untuk penyaluran CSR industri yang pengelolaannya terpusat.
Diketahui, sejak September 2023 lalu ketua Forum CSR Kota Cilegon resmi terpilih. Dimana yang mendapatkan mandat tersebut yakni Syarif Rohman dari sejumlah industri di Kota Cilegon.
Sekretaria Komisi II DPRD Kota Cilegon Qoidatul Sitta menjelaskan, jangan hanya sedekar nama saja. Namun, bagaimana bejalan atau tidak.
“Ini membuat lembaga-lembaga bermain sendiri ke omdiatri. Padahal harusnya itu bisa ditampung karena ada wadahnya. Itu juga ada Perda (Peraturan Daerah),” ucapnya, Senin 17 November 2025.
Sitta menyatakan, Forum CSR harus silakukan evaluasi kembali. Padahal itu sudah ada secara landasan hukum.
“Harus evaluasi, ini kan secara hukum juga sudah ada landasannya,” jelasnya.
BACA JUGA : Warga Cilegon Akui Belanja di Koperasi Merah Putih Dapat Hemat Pengeluaran
Sitta juga mempertanyakan soal belum dikukuhkannya Forum CSR Kota Cilegon. Padahal ketua terpilih sendiri sudah ada sejak 2023.
“Ini dipertanyakan soal hal itu, ada apa sampai sekarang belum ada. Jangan program kerjanya, ini malah mati suri,” ungkapnya.
Kepala Dinsos Kota Cilegon Damanhuri membenarkan belum adanya pengkuhan pengurus Forum CSR Kota Cilegon. Padahal pihaknya sudah berkali-kali memanggil dan meminta penjelasan.
“Dipanggil satu kali belum ada pelantikan, kedua kali juga sama dan seterusnya begitu sampai sekarang,” paparnya. (***)
















