BANTENRAYA.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten terus terus mengirim bantuan berupa sembako, obat-obatan, air bersih, dan yang lainnya ke Aceh dan Sumatera.
Selain itu, PMI Provinsi Banten juga telah mengirimkan 18 orang tenaga kesehatan (Nakes) untuk membantu para korban bencana.
Kepala Markas PMI Provinsi Banten Embay Bahriyah mengatakan, PMI Banten sudah tiga kali mengirim Nakes lokasi bencana di Sumatera dan Aceh.
BACA JUGA: Mutasi Polres Pandeglang: 7 Pejabat Terima Tugas Baru, Kapolres Tekankan Profesionalisme
“Sebelumnya ke Aceh, yang kedua ke Sumatera Barat, terus ke Aceh lagi karena PMI Aceh masih minta bantuan ke PMI pusat. Teman-teman di sana selama dua minggu, jadi bergantian,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Adapun Nakes yang dikirim ke lokasi bencana Sumatera dan Aceh terdiri dari dua orang dokter, dua orang perawat, dan dua orang bidan serta ditambah satu orang pendamping dari PMI Banten yakni staf markas.
“Yang berangkat hari ini (kemarin-red) nanti pulang tanggal 20 Januari. Kami dari PMI Banten juga masih mendistribusikan air bersih dan dua mobil tangki masih di sana,” ungkapnya.
Terkait dengan donasi yang sudah terkumpul sampai saat ini sekitar Rp600 juta sudah secara bertahap sudah disalurkan untuk para korban bencana, baik di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Untuk donasi masih kita buka, karena kebijakan PMI pusat selama enam bulan. “Teman-teman di sana berkolaborasi dengan organiasi-organisasi yang lain, jadi saling menguatkan,” tuturnya.
Ketua PMI Provinsi Banten Rt Tatu Chasanah menjelaskan, pengiriman Nakes ke Sumatera dan Aceh merupakan penugasan dari PMI pusat terhadap enam PMI provinsi, salah satunya PMI Banten.
“Pengiriman tim medis ini dilakukan mandiri oleh PMI masing-masing provinsi. Selain tim medis, kita juga mengirim obat-obatan dan bantuan yang lain,” katanya.***




