• Selasa, 16 Agustus 2022

Dilarang Ngobrol hingga Susah Sholat, Warganet Ungkap Duka Bekerja Menjadi Kasir Supermarket di Jak

- Jumat, 4 Maret 2022 | 13:45 WIB
Seorang warganet membagikan pengalaman menjadi kasir di sebuah supermarket di Jakarta dari susah sholat hingga dilarang ngobrol. (Doni Kurniawan/Banten Raya)
Seorang warganet membagikan pengalaman menjadi kasir di sebuah supermarket di Jakarta dari susah sholat hingga dilarang ngobrol. (Doni Kurniawan/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Salah satu warganet membagikan pengalaman kerjanya sebagai kasir di sebuah Supermarket Jakarta yang dinilai lebih parah dibandingkan di Minimarket.

Pengalaman kurang mengenakan menjadi kasir di sebuah supermarket di Jakarta itu dibagikan oleh akun Twitter @Maz_Ipan.

Berawal dari menanggapi utasan salah satu akun yang menuliskan keluhan menjadi kasir di minimarket, akun tersebut mengungkapkan hal yang lebih parah dialami kasir supermarket di Jakarta.

Baca Juga: Ratusan Warga Serbu OP Migor di Bayah dan Wanasalam, Lebak

"Pernah kerja jadi kasir di supermarket di Jakarta. Beberapa hal malah lebih parah dibandingkan temen-temen di Minimarket," ungkapnya.

Berikut beberapa pengalamannya bekerja sebagai kasir di salah satu supermarket di Jakarta.

1. Memiliki Jam Kerja dan Istirahat Yang Dinilai Tidak Masuk Akal

"9 jam kerja, itu cuma dihitung pas yang aktif melayani pelanggan. Habis itu kan harus bikin laporan, nggak diitung jam kerja, kalau lagi apes, salah itung, kurang duit, atau lebih duit, bisa ampe jam 11 malem loh baru bisa keluar,"tulisnya

Baca Juga: Komika Ernest Prakasa Tolak Usulan Jokowi 3 Periode: Maaf Enggak Dulu

"Kalau kerja 9 jam berdiri, idealnya ya 4 jam kerja, istirahat, terus kerja lagi sisanya. Kalau baru datang 1-2 jam terus udah disuruh istirahat, sisanya bisa 6 jam berdiri tanpa istirahat," tambahnya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X