BANTENRAYA.COM – Selama bulan puasa Ramadan umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan. Termasuk bersedekah dan berinfak.
Menurut Buya Yayha, amal baik yang dicontohkan baginda Nabi Muhammad SAW di bulan puasa Ramadan adalah bersedekah.
“Sedekah di bulan Ramadan sering dilakukan Nabi. Semoga di bulan Ramadan ini kita berbondong-bondong untuk sedekah,” kata Buya Yahya.
Dikutip Bantenraya.com dari YouTube Al-Bahjah TV, Kamis 14 Maret 2024, kata Buya Yahya, bersedekah dilakukan untuk meningkatkan kualitas ibadah.
“Sedekah yang paling bagus adalah sedekah di bulan Ramadan, karena dengan sedekah ibadah meningkat,” ujarnya.
Baca Juga: Genderang Pilkada Mulai Dibunyikan, KPU Cilegon Sudah Buka Pendaftaran Bagi Pemantau
Menurutnya, dalam bersedekah tidak boleh dengan hawa nafsu, namun lebih kepada untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Mari kita bergegas untuk sedekah karena pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.
“Mari kita tingkatkan sedekah di bulan Ramadan, belum tentu kita ketemu lagi di bulan Ramadan yang akan datang,” katanya.
Berikut adalah pengertian infak dan sedekah. Infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha.
Infak ternyata memiliki perbedaan dari sedekah. Infak sebenarnya dilakukan dengan harta atau material. Sedangkan sedekah bisa dilakukan dengan non-harta atau non-material.
Baca Juga: Masih Jadi Pilihan Warga, Pedagang Takjil Pasar Lama Kota Serang Kebanjiran Cuan
Infak merupakan amalan yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari seorang muslim. Allah SWT memerintahkan setiap hambanya agar menyisihkan hartanya untuk berinfak.
Berikut adalah keutamaan berinfak :
1 Memperoleh pahala yang besar.
2. Didoakan malaikat
3. Allah ganti harta yang diinfakkan
Demikian pengertian sedekah dan infak dari berbagai sumber. (***)
















