BANTENRAYA.COM – Ribuan tenaga honorer di lingkup Pemkab Serang bakal diajukan menjadi PPPK secara bertahap hingga 3 tahun kedepan.
Hal itu terungkap di tengah-tengah ribuan honorer Pemkab Serang saat melakukan aksi unjuk rasa di Pendopo Bupati Serang, Rabu 15 Januari 2025.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Gofur mengatakan, bagi honorer yang tidak lolos PPPK akan tetap diajukan sebagai PPPK.
Baca Juga: Kocar-kacir Penuhi Kebutuhan, Honorer Berharap Pemkot Cilegon Cari Solusi Supaya Bisa Cairkan Gaji
“Tapi terkait dengan honor dan penggajian tidak bisa diberikan secara penuh harus disesuaikan dengan keuangan daerah, ” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengajuan akan dilakukan secara bertahap lantaran keuangan daerah yang kurang mencukupi untuk kebutuhan gaji jika semua honorer diangkat menjadi PPPK.
“Pemkab Serang membutuhkan Rp335 miliar per tahunnya untuk menggaji PPPK. Saat ini ketersediaan keuangan daerah porsinya kurang untuk honor, ” katanya.
Baca Juga: Belum Ada Kepastian Subsidi Motor Listrik, Konsumen di Banten Ogah Lakukan Pembelian
Gofur menuturkan, pihaknya juga telah menyepakati kesepakatan bersama yang menghasilkan enam poin untuk kepentingan hak yang harus didapatkan tenaga honorer di Kabupaten Serang.
“Isi kesepakatan itu ada enam poin, salah satunya Pemerintah Daerah Kabupaten Serang minimal dalam satu tahun itu 1.000 honorer diangkat menjadi PPPK penuh waktu, ” jelasnya.
Bendahara Forum Pejuang Honorer (FPH) Marya Ulfah Kabupaten Serang mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemkab Serang untuk memprioritaskan pengangakatan PPPK berdasarkan masa kerja.
“Tapi kami berharap 1.000 honorer per tahun ini dilihat dari masa kerja dan masa pengabdian kami jika diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Jangan sampai yang baru 2 tahun menjadi prioritas di tahap satu,” paparnya.
Pihaknya juga berencana untuk melakukan aksi kembali untuk mengawal kesepakatan yang telah dilakukan oleh Pemkab Serang dengan para guru honorer.
“Kalau Keinginan kita tuntutan kita tidak terealisasi di tahun 2025, di bulan Maret itu ada pelantikan ibu bupati yang baru,” tuturnya.
“Kita tuntut masa kerja selama 100 hari Bupati yang menjanjikan Serang bahagia, ” tuturnya. ***


















