BANTENRAYA.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah (DPKD) kabupaten Serang mencatat sebanyak 9.221 orang mengunjungi Perpustakaan Daerah (Perpusda) untuk membaca dan mencari buku.
Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 8.291 atau naik 930 pengunjung di Perpusda Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, Andi Suriati, mengatakan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan angka kunjungan ke Perpusda.
Baca Juga: Tahun 2025, Pemkot Tangerang Targetkan Perbaiki 1000 Rumah Tidak Layak Huni
“Untuk tahun 2021 hanya 112 orang, jumhalnya sangat sedikit karena ada Covid 19, di tahun 2022 itu mencapai 3.775 orang,” ujarnya, pada Senin, 13 Januari 2025.
“Kemudian di tahun 2023 mencapai 8.291 orang, dan di tahun 2024 ini ada peningkatan menjadi 9.221 orang,” tambahnya.
Walaupun pengunjung masih tergolong sangat minim, pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk menjemput bola mendatangi tempat-tempat khusus untuk meningkatan semangat pembaca.
Baca Juga: New Honda City Hatchback RS 2025 Cuma Nambah Rp2 Juta Dari Varian Sebelumnya
“Sebenarnya kita terus bisa melakukan kunjungan seperti ke sekolah, ke desa-desa, dan ke beberapa tempat lainnya. Kita juga sangat terbuka jika ada kelompok yang mau bekerja sama dengan kita jika untuk meningkatkan partisipasi pembaca,” katanya.
Andi menuturkan, jumlah perpustakaan yang ada di Kabupaten Serang saat ini mencapai 1.239 yang tersebar di beberapa tempat seperti sekolah, kantor desa, kecamatan, dan fasilitas umum lainnya.
“Jumlah perpustakaan daerah masih satu, perpustakaan di desa totalnya 197, untuk Taman Baca Masyarakat (TBM) ada 51. Kemudian, perpustakaan SD dan MI ada 473, SMP dan MTs ada 292. dan perpustkaan SMA ada 216, untuk perpustakaan khusus sembilan,” ungkapnya.
Baca Juga: Wabup Lebak Terpilih Bakal Dibelikan Mobil Baru, Anggarannya Kisaran Rp 820 Juta
Ia memastikan jumlah pengunjung pepustakaan di desa-desa dan kecamatan mengalami peningkatan walaupun pihaknya masih menunggu laporan.
“Untuk kunjungan di perpustakaan lain kita belum merekapnya, jumlah kunjungan di perpustakaan SD untuk tahun 2023 mencapai 168.167 orang, SMP 52.561 orang. Di sekolah jumlah pengunjung lebih besar karena langsung bersentuhan dengan guru dan siswa,” paparnya.
Pihaknya mencatat saat ini orang yang menjadi anggota perustakaan masih tergolong sedikit yakni kurang lebih 4.000 orang.
Baca Juga: Kemnaker Imbau Masyarakat Waspada terhadap Penipuan Lowongan Kerja di Platform Digital
” Di tahun 2023 mencapai 2.909 anggota, untuk tahun ini ada peningkatan. Kita akan terus mendorong supaya anggotanya lebih banyak lagi,” tuturnya.***


















