• Rabu, 29 Juni 2022

KKM Untirta Gelar Seminar Folklor Banten, Asah Critical Thinking Siswa

- Senin, 31 Januari 2022 | 12:10 WIB
Salah seorang narasumber Nurhaedah Gaileasaat memberikan materi dalam seminar dengan tema Folklor Banten: Menumbuhkan Kecintaan Budaya dan Mengasah Critical Thinking Siswa, Sabtu 29 Januari 2022. (Dokumentasi Untirta)
Salah seorang narasumber Nurhaedah Gaileasaat memberikan materi dalam seminar dengan tema Folklor Banten: Menumbuhkan Kecintaan Budaya dan Mengasah Critical Thinking Siswa, Sabtu 29 Januari 2022. (Dokumentasi Untirta)

BANTENRAYA.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Reguler 1 Untirta tahun Akademik 2021/2022 kelompok 33 Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang menggelar seminar sehari.

Tema yang diusung KKM Tematik reguler 1 Untirta ini adalah Folklor Banten, Menumbuhkan Kecintaan Budaya dan Mengasah Critical Thinking Siswa.

Dikatakan Ketua KKM Tematik Reguler 1 Untirta tahun Akademik 2021/2022 kelompok 33 Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas Nadya Salsabila Lukman, seminar sendiri bertujuan untuk memberi informasi terbaru.

Baca Juga: Terbaru! 15 Ucapan Selamat Harlah NU 2022 ke-96 Bahasa Jawa, Cocok Dibagikan di Sosial Media

Khususnya kegiatan belajar-mengajar kepada guru, serta masyarakat Kecamatan Ciomas dapat membantu Pemprov Banten meningkatkan bidang pariwisata dengan melestarikan nilai-nilai budaya Banten.

“Kami ingin dalam seminar tersebut para guru dan warga mengerti soal pentingnya Folklor atau cerita rakyat, dimana untuk meningkatkan budaya dan pariwisata,” katanya lewat rilis kepada Bantenraya.com.

Nadya menambahkan, untuk peserta terdiri dari mahasiswa, tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Ciomas dan juga umum.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta 31 Januari 2022: Irvan Meninggal Jessica Depresi Berat

“Ada sekitar 80 peserta yang ikut dalam seminar, dimana kegiatan seminar tersebut menghadirkan pemakala yang berkompeten dalam bidang Pendidikan pada FKIP Untirta, yaitu Hepsi Nindiasari dan Nurhaedah Gailea,” imbuhnya.

Salah seorang narasumber seminar Nurhaedah Gailea menyatakan, nilai – nilai budaya Banten yang diturunkan dari leluhur lewat cerita rakyat perlu dilestarikan sehingga tidak punah diterpa perkembangan zaman.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SDN Labuan 3 Juara Umum FLS2N Tingkat Kecamatan

Minggu, 27 Maret 2022 | 19:02 WIB

Bahasa Daerah Banten Masuk Kategori Terancam Punah

Kamis, 24 Februari 2022 | 07:56 WIB

Gelar Mubes, HMBM UIN Banten Kini Punya Pengurus Baru

Rabu, 23 Februari 2022 | 10:39 WIB
X