• Jumat, 28 Januari 2022

LPA Provinsi Banten Minta Program Anti Perundungan di SMK PGRI 1 Tangerang Diduplikasi di Sekolah Lainnya

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:01 WIB
Ketua LPA Provinsi Banten Hendry Gunawan membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan Deklarasi Anti Bullying atau Anti Perundungan di halaman SMK PGRI 1 Tangerang, Kompleks Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Jumat, 15 Oktober 2021.  (Dokumentasi LPA Provinsi Banten)
Ketua LPA Provinsi Banten Hendry Gunawan membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan Deklarasi Anti Bullying atau Anti Perundungan di halaman SMK PGRI 1 Tangerang, Kompleks Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Jumat, 15 Oktober 2021. (Dokumentasi LPA Provinsi Banten)

BANTENRAYA.COM – Lembaga Perlindungan Anak atau LPA Provinsi Banten mengapresiasi Deklarasi Anti Bullying atau Deklarasi Anti Perundungan di SMK PGRI 1 Tangerang, Cikokol, Kota Tangerang, Banten.

Deklarasi Anti Perundungan ini akan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah dan aman, khususnya untuk para siswa

Ketua LPA Provinsi Banten Hendry Gunawan mengatakan, LPA Provinsi Banten didaulat membuka Deklarasi Anti Perundungan.

Baca Juga: Viral, Sedihnya Bocah SD Kehilangan Uang Jajan Rp12 Ribu

Dia mengatakan, LPA Provinsi Banten mengapresiasi program Deklarasi Anti Perundungan yang diadakan oleh SMK PGRI 1 Tangerang itu yang akan menjadi salah satu program unggulan sekolah.  

“Kami sangat mengapresiasi agenda Deklarasi Anti Perundungan yang diadakan oleh SMK PGRI 1 Tangerang,” kata Hendry. 

Hal itu diungkapkan Hendy usai Deklarasi Anti Perundungan di halaman SMK PGRI 1 Tangerang, Kompleks Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Jumat, 15 Oktober 2021. 

Baca Juga: Survei SMRC, 84 Persen Warga Tolak Masa Jabatan Presiden Lebih dari Dua Periode

Hendry mengatakan, Deklarasi Anti Perundungan di SMK PGRI 1 Kota Tangerang bisa diduplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Provinsi Banten

Ini adalah salah satu program preventif yang perlu ditiru oleh sekolah dalam mengantisipasi kejadian-kejadian kekerasan di kalangan siswa.

Terutama peristiwa perundungan yang rentan terjadi di dalam ruang pendidikan. 

Baca Juga: Tertangkap Tangan Mencuri Baterai Tower, Warga Bogor Ini Babak Belur Dihajar Warga

“Dalam rentang waktu 2 tahun terakhir, ada kasus-kasus perundungan yang didampingi langsung oleh LPA Provinsi Banten," katanya.

"Dan ini adalah bentuk partisipasi sekolah dalam mencegah kejadian serupa terjadi dalam lingkungan pendidikan,” jelas Hendry. 

Hendry mengungkapkan, SMK PGRI 1 Kota Tangerang merupakan sekolah pertama di Provinsi Banten yang menggelar Deklarasi Anti Perundungan

Baca Juga: Korban Smackdown Oknum Polisi Masuk Rumah Sakit, Pundak dan Leher Nyeri

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Agus Hermawan mengatakan, Deklarasi Anti Perundungan di sekolahnya digelar untuk mencegah perundungan yang bisa terjadi di kalangan siswa dan di lingkungan sekolah

Ada 30 siswa dari 600 siswa di SMK PGRI 1 Kota Tangerang yang ditunjuk oleh sekolah sebagai Agen Perubahan.

Ke-30 siswa ini akan menjadi pelopor dan pelapor bagi terjadinya tindakan kekerasan yang terjadi di sekolah, baik fisik, verbal, maupun psikis. 

Baca Juga: Kisah Warga Tirtayasa Bertahan Hidup Dengan Air Bersih Hanya Satu Drum Selama Tiga Hari

Sebagai pelopor, 30 siswa harus mencontohkan bagaimana seharusnya bergaul selama di sekolah tanpa melakukan tindakan kekerasan kepada teman atau adik kelas mereka. 

Sebagai pelapor, mereka harus berani melaporkan segala tindakan kekerasan yang terjadi di sekolah kepada guru yang sudah ditunjuk sebagai mentor.

“Para siswa yang menjadi Agen Perubahan ini merupakan siswa-siswi terpilih sebanyak 30 dari 600 siswa-siswi di SMK PGRI 1 Kota Tangerang," tuturnya. 

Baca Juga: Kulkas dan Dispenser Ternyata Bisa Menyebabkan DBD, Begini Penjelasannya

"Dengan proses pemilihan melalui voting oleh seluruh siswa yang diminta untuk memilih teman-temannya sendiri yang memiliki kepedulian dan komunikasi yang baik dengan teman-teman yang lain,” papar Agus. 

Deklarasi Anti Perundungan diawali dengan tanda tangan bersama Deklarasi Anti Perundungan oleh seluruh civitas akademika SMK PGRI 1 Kota Tangerang.

Diakhiri dengan kegiatan Flash Mob Anti Perundungan oleh seluruh peserta. 

Acara ini diikuti para siswa agen perubahan, dewan guru, Ketua LPA Provinsi Banten, dan Polres Metro Tangerang Kota. *** 

Halaman:
1
2
3

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FKIP Uniba Gelar FGD Penelitian Dana Hibah

Selasa, 25 Januari 2022 | 07:43 WIB
X