• Minggu, 7 Agustus 2022

Pemprov Banten Dorong Koperasi dan UMK Berkompetisi di Bela Pengadaan

- Selasa, 25 Mei 2021 | 15:46 WIB
IMG-20210525-WA0011
IMG-20210525-WA0011

SERANG, BANTEN RAYA - Rapat Koordinasi Bidang LPSE Se Provinsi Banten, tentang E-Marketplace Bela Pengadaan secara resmi dibuka M Yusuf Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Banten dihadiri Soerjo Soebiandono Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Provinsi Banten beserta jajaran dan UKPBJ Kab/Kota Se Provinsi Banten, secara daring diikuti seluruh OPD Pemprov Banten dan Fungsional Pokja Pengadaan Biro Pengadaan Barang/Jasa. Acara berlangsung hidmat menghadirkan narasumber Patria Suusanto Direktur Pengembangan SPSE, Rivie Rahman dari Mbiz Market dan M. Yusuf Asda II Pemprov Banten di lt.4 SKPD Terpadu KP3B Palima Serang.


e- Marketplace Bela Pengadaan merupakan program LKPP yang menggandeng Mbiz Market untuk menyediakan platform bagi penyedia Koperasi dan Usaha Kecil Mikro di daerah untuk menawarkan produknya secara on line ke Organisasi Perangkat Daerah baik Provinsi Maupun Kabupaten/Kota Se Provinsi Banten. e-marketplace bela pengadaan memberikan stimulus dan membuka ruang seluas-luasnya kepada penyedia koperasi dan usaha kecil mikro untuk berperan serta dalam pengadaan barang/jasa secara online untuk skala Provinsi, sehingga jangkauan usaha lebih luas yang semula hanya ditingkat kab/kota saja kini bisa bersaing secara kompetitif ditingkat Provinsi. Pada Rakorbid LPSE se Banten kali ini karena bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional Peserta Rakor menyanyikan lagu kebangsaan indoneaia raya baik yg hadir langsung maupun yang hadir secara daring.


Pemerintah Provinsi Banten melalui Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Provinsi Banten mendorong usaha mikro dan kecil (UKM) mampu berkompetisi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Bidang Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) se-Provinsi Banten, Senin (24/5).

Asda II Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten M. Yusuf menyampaikan, bahwa hal yang harus menjadi perhatian serius untuk mendorong UKM di Banten berkembang salah satunya adalah dengan menerapkan standarisasi LPSE.

"Penerapan standarisasi LPSE bisa dilakukan oleh LPSE dan diterapkan didelapan kabupaten/kota dan Provinsi Banten," kata Yusuf kepada Banten Raya.

Selain itu, lanjutnya, penerapan e-Katalog Lokal dan e- Marketplace Bela Pengadaan juga menjadi perhatian serius. Karena melalui e-Katalog Lokal dan e- Marketplace Bela Pengadaan, Koperasi dan UKM akan lebih kompetitif. Harga yang terdapat di katalog tersebut akan lebih kompetitif. karena jika tidak kompetitif maka akan ditinggal pembeli.

"Koperasi dan UKM juga akan lebih profesional". Harganya harus harga wajar, sesuai mekanisme pasar. karena Koperasi dan UKM banyak sekali di Banten, sehingga calon penyedia barang lebih kompetitif, kualitas barang bisa terjamin. Jangan sampai harga murah tapi murahan, harga wajar barang terbaik," ungkapnya.

Mantan Plt Dinas Pendidikan Banten ini menambahkan, pelaksanaan program e - marketplace bela pengadaan yang merupakan wadah baru bagi Koperasi dan UKM bisa menjadikan pengelola Koperasi dan UKM melek teknologi dan informasi.

"Ini yang didorong kepada LPSE di kab/kota dan provinsi". Saya juga menyampaikan jangan bermain-main dengan model pengadaan seperti ini, karena semua informasi dengan model ini lebih terbuka dan siapapun bisa melihat," ujarnya.

Jika semua bisa berjalan dengan baik, Yusuf mengaku optimis Koperasi dab UKM di Banten akan berkembang dan bisa bersaing dengan Koperasi dan UMK di luar Banten.

Perbedaan antara e- katalog lokal dan e- Marketplace Bela Pengadaan yaitu e -katalog lokal masih dimungkinkan pelaku usaha Menengah ikut program ini, juga belum bisa bertransaksi dan melakukan pembayaran dengan Kartu Kredit Pemerintah, sementara e- Marketplace Bela Pengadaan bisa diikuti Koperasi dan UMK dengan transaksi sampai dengan 50 juta rupiah, koperasi dan pelaku usaha mikro kecil dengan modal kecilpun bisa ikut bergabung, transaksi dan pembayarannya bisa menggunakan Kartu Kredit Pemerintah di setiap Organisasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan program ini disiapkan untuk memenuhi pengadaan barang/Jasa Pemerintah Daerah oleh Koperasi dan pelaku usaha kecil mikro daerah lokal banten.(satibi)

Editor: Redaksi

Terkini

SDN Labuan 3 Juara Umum FLS2N Tingkat Kecamatan

Minggu, 27 Maret 2022 | 19:02 WIB

Bahasa Daerah Banten Masuk Kategori Terancam Punah

Kamis, 24 Februari 2022 | 07:56 WIB

Gelar Mubes, HMBM UIN Banten Kini Punya Pengurus Baru

Rabu, 23 Februari 2022 | 10:39 WIB
X