• Selasa, 30 November 2021

Surat Undur Diri Sekda Banten Sudah di Meja Presiden

- Kamis, 2 September 2021 | 10:02 WIB
Sekda Banten Al Muktabar (1)
Sekda Banten Al Muktabar (1)

SERANG, BANTEN RAYA- Surat pengunduran diri Al Muktabar sebagai Sekda Banten kini telah sampai ke meja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kini, Al Muktabar hanya tinggal menunggu persetujuan dari presiden untuk secara resmi menanggalkan jabatannya dan kembali bertugas di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 


Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mengatakan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri dari Al Muktabar dari jabatan Sekda Banten. Kemendagri telah menindaklanjutinya dan kini telah diusulkan ke presiden. 


“Sudah diterima dan sudah diusulkan pemberhentian ybs (yang bersangkutan/ Al Muktabar) kepada presiden,” ujarnya kepada bantenraya.com melalui aplikasi WhatsApp Messenger, Rabu (1/9/2021). 


Ia menuturkan, untuk saat ini Al sendiri belum aktif bekerja di Kemendagri sebagai instansi yang diusulkan pindah tugas oleh yang bersangkutan. Soal penempatan kerja sendiri baru akan diketahui pasca surat keputusan (SK) pengunduran diri dari presiden telah terbit. 


BACA JUGA: Undur Diri Al Muktabar Disebut Sebagai Langkah Cerdas, Kok Bisa?


“Belum mulai, sambil menunggu SK pemberhentian tentu beliau perlu mempersiapkan segala sesuatunya yang terkait dengan kembali bertugas di Kemendagri atau di tempat yang lain,” katanya. 


Disinggung saat ini kekosongan posisi Sekda Banten diisi oleh seorang Pelaksana tugas (Plt) dibanding terlebih dahulu menunjuk Pelaksana harian (Plh) oleh Gubernur, Ia menegaskan hal itu telah tertuang dalam peraturan yang berlaku. “Ada regulasi yang mengatur bagaimana penunjukannya,” ungkapnya. 


Terkait dengan mundurnya Al Muktabar sebagai Sekda Banten menurut Benni, kondisi antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda. Dirinya menyinggung soal komunikasi. “Kondisi antara satu daerah dengan daerah yang lain tentu berbeda-beda. Dinamika yang terjadi di satu daerah dengan daerah yang lainnya tidak sama,” ungkapnya. 


Terlepas dari itu, menurutnya, kunci dari itu semua adalah adalah bagaimana membangun komunikasi. “Komunikasi yang baik, komunikasi yang lebih terarah, terukur, antara setiap lapisan pemerintahan, kuncinya di sana,” tuturnya. 

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Pleno Penetapan UMK 2022 di Banten Ditunda, Ada Apa?

Rabu, 24 November 2021 | 17:00 WIB

Besok, Gubernur Umumkan Besaran UMP Banten 2022

Kamis, 18 November 2021 | 10:26 WIB
X