• Selasa, 30 November 2021

Sekda Banten Mundur, Anggota DPRD : Enggak Kaget

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:29 WIB
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan

SERANG, BANTEN RAYA- Mundurnya Al Muktabar dari jabatannya sebagai Sekda Banten memantik reaksi dari sejumlah pihak. Tak terkecuali anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan.


"Enggak kaget, masih lebih heboh mundurnya 20 pejabat Dinkes," ujarnya, Selasa (24/8/2021).


Seperti diketahui, 20 pejabat eselon di lingkungan Dinkes Banten ramai-ramai mengajukan pengunduran diri. Mereka kecewa dengan penetapan mantan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian Dinkes Banten LS sebagai tersangka kasus pengadaan masker KN95 dan dinilai tidaknya ada upaya perlindungan dari pimpinan.


Fitron menuturkan, terkait pengunduran Sekda Banten dari jabatannya menjadi hak personal yang bersangkutan. Apakah pengunduran diri karena merasa tidak mampu atau ada masalah lain yang berkaitan ketidaknyamanan yang bersangkutan adalah hal yang terpisah.


BACA JUGA: Gubernur Tunjuk Muhtarom jadi Plt Sekda Banten


"Yang menjadi penting adalah saat ini tengah berjalannya pembahasan APBD Perubahan (2021) dan Murni 2022. Tentu harus ada langkah strategis yang diambil gubernur agar tidak mengganggu proses berjalannya dua agenda besar tersebut," ujarnya.


Menurutnya, mundurnya Sekda Banten tidak harus menjadi hal besar mana kala gubernur mampu mengambil langkah tepat. Baginya yang penting saat ini adalah untuk mengclear-kan dulu pengunduran diri Al Muktabar.


"Ada hal apa? Kalau menyangkut alasan personal itu hak pribadi. Namun jika ada hal yang menyangkut kedinasan, ketidaknyamanan atau apapun yang menyangkut kepentingan birokrasi yang lebih besar yang harus diperbaiki, persoalannya harus diselesaikan. Karena mundur saja tidak cukup. Masalahnya harus diketahui publik dan gubernur harus menyelesaikan," katanya.


Ia menduga, ada kebuntuan komunikasi di tingkat pimpinan. Mungkin di Banten masalah sulit yang dihadapi trennya adalah dengan mundur sebagai cara terbaik.

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Pleno Penetapan UMK 2022 di Banten Ditunda, Ada Apa?

Rabu, 24 November 2021 | 17:00 WIB

Besok, Gubernur Umumkan Besaran UMP Banten 2022

Kamis, 18 November 2021 | 10:26 WIB
X