• Jumat, 19 Agustus 2022

Merdeka Ekspor Pertanian 2021, Banten Kirim Komoditas Rp40,36 M ke 17 Negara

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:13 WIB
merdeka ekspor 2021 (1)
merdeka ekspor 2021 (1)

TANGERANG, BANTEN RAYA - Bandar Udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Kota Tangerang, menjadi satu dari 17 bandara dan pelabuhan yang menjadi pintu ekspor dalam kegiatan Merdeka Ekspor Pertanian 2021 yang diresmikan Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8/2021). Dalam kesempatan itu, Banten turut berkontribusi dalam kegiatan ekspor senilai Rp40,36 miliar. 


Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dari Bandara Soekarno Hatta melaporkan kepada Jokowi bahwa Provinsi Banten mengekspor komoditas pertanian senilai Rp 40,36 miliar ke 17 negara tujuan dalam kegiatan merdeka ekspor 2021


"Pada kesempatan ini, izin kami menyampaikan bahwasanya komoditas yang akan di ekspor hari ini sebanyak 5.631 Kg, 662.025 batang dan 1.724 ekor dari beragam komoditas," kata Andika dalam keterangan tertulis yang diterima bantenraya.com


Mantan anggota DPR RI itu memaparkan, adapun komoditas dimaksud seperti sarang burung walet, tanaman gias, ranaman aquarium, hingga reptil. Sementara  17 negara tujuan ekspor dimaksud, adalah seperti China, Amerika, Jepang, Belanda, Jerman, Colombia, dan Vietnam. 


Lebih jauh Andika juga melaporkan bahwa ekspor komoditas pertanian pada tahun 2021 di Provinsi Banten mengalami peningkatan sebesar 7,15 persen untuk komoditas tumbuhan dan 7,9 persen untuk komoditas hewan. Lebih lanjut politikus Golkar itu menjelaskan, data ekspor komoditas pertanian pada 2021 tersebut adalah senilai Rp614 miliar untuk komoditas tumbuhan dan Rp10,1 triliun untuk komoditas hewan. 


Dengan kata lain, hal itu meningkat dibanding pada tahun 2020 di angka Rp573 miliar untuk komoditas tumbuhan dan Rp9,3 triliun untuk komoditas hewan.  Andika menyebut, beberapa komoditas unggulan Provinsi Banten yang telah diekspor saat ini adalah nanggis, vanili, vuncis, buah naga, jengkol, pete, sarang burung walet, dan kelinci.


"Ada potensi baru yang dapat menjadi andalan dari Provinsi Banten yaitu talas beneng. Komoditas unggulan dari Kabupaten Pandeglang yang diminati oleh negara tujuan ekspor,  selain juga  ada daun ketapang," paparnya. 


Selanjutnya, Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten itu juga melaporkan, bahwa Provinsi Banten memiliki berbagai potensi unggulan sektor pertanian, sehingga Provinsi Banten saat ini memiliki BUMD Agribisnis. Kebeadaannya diharapkan dapat mengelola rantai pasok sektor pertanian yang akan berdampak terhadap kesejahteraan petani.  


Pemprov Banten juga, masih kata Andika,melakukan sinergi dengan semua instansi dan pelaku usaha pertanian untuk dapat menyukseskan program Kementerian Pertanian yakni Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor dalam 5 tahun ke depan bisa terwujud. 

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

X