1.525 Anak di Kota Cilegon Berpotensi Kerdil Mirip Kurcaci, Begini Kata Wakil Walikota Cilegon Sanuji

- Jumat, 3 Februari 2023 | 16:59 WIB
Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta memberikan laporan terkait kondisi stunting atau potensi anak kerdil berukuran kurcaci saat zoom meeting Bersama Menkopmk Muhadjir Effendy. (Uri/BantenRaya.Com)
Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta memberikan laporan terkait kondisi stunting atau potensi anak kerdil berukuran kurcaci saat zoom meeting Bersama Menkopmk Muhadjir Effendy. (Uri/BantenRaya.Com)

BANTENRAYA.COM – Berdasarkan data pada Agustus 2022 sebanyak 1.525 anak di Kota Cilegon berpotensi memiliki ukuran badan kerdil mirip kurcaci.

Hal itu, karena 1.525 anak tersebut mengalami stunting atau gagal tumbuh tinggi badan, sehingga nantinya pertumbuhan anak tidak maksimal.

Bahkan, akan berpotensi parah menjadi kerdil mirip kurcaci jika tidak ditangani dengan baik.

Baca Juga: SDN Labuan 7 Sukses Gelar Puncak Tema 6 Bertema Cita-citaku

Sebenarnya, 1.525 anak yang berpotensi kerdil seperti kurcaci tersebut sudah menurun dibandingkan data pada Agustus 2021 sebanyak 2.006.

Artinya ada sebanyak 481 anak yang berhasil ditangani dan tidak akan mengalami kerdil seperti ukuran kurcaci.

Berdasarkan data yang disampaikan, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta pada acara zoom meeting dengan Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Jumat 3 Februari 2022, data stunting di Kota Cilegon semakin menurun dibandingkan dari 2021 ke 2022.

Baca Juga: Prakerja 48 Siap Dibuka, Penerima BSU, BPUM , PKH Bisa Ikutan Hingga Mendapatkan Dana Berkali-kali Lipat

Berdasarkan data, jumlah stunting berpotensi kerdil berukuran kurcaci di Kota Cilegon pada Februari 2022 mencapai 2.041 atau 9,21 persen turun di Agustus 2021 menjadi 2.006 atau 7,05 persen.

Angka tersebut terus mengalami penurunan di tahun 2022, yakni pada Februari sebanyak 1.576 atau sekitar 5,40 persen dan pada Agustus berhasil masuk di angka 3,70 persen atau sebanyak 1.525 kasus.

“Alhamdulillah, angka stunting di Kota Cilegon terus mengalami penurunan. Pada awal 2021 masih berada di 9,21 persen dan 2022 sudah 3,7 persen,”

Baca Juga: KPK Pamer Pejabat Kena OTT Selama Tahun 2022, Warganet Pertanyakan Posisi Harun Masiku

Untuk bisa mempercepat pengentasan kemiskinan dan stunting, papar Sanuji, Pemkot Cilegon memiliki sejumlah program pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Program itu sosialisasi tumbang, pelatihan Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGM), pemberian (Makanan Pendukung-Air Susu Ibu) MP-ASI, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita dan ibu hamil, penyediaan timbangan dan penyuluhan stunting.

“Masih terus melakukan percepatan dengan program yang terus kami lakukan,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X