Waspada Cuaca Buruk di Banten Saat Tahun Baru, Bahaya lho Guys

- Minggu, 25 Desember 2022 | 19:52 WIB
BMKG memberi peringatan agar masyarakat waspada terhadap cuaca buruk di Banten saat pergantian tahun baru dari 2022 ke 2023. (BMKG)
BMKG memberi peringatan agar masyarakat waspada terhadap cuaca buruk di Banten saat pergantian tahun baru dari 2022 ke 2023. (BMKG)

BANTENRAYA.COM - Potensi cuaca buruk berupa hujan lebat hingga sangat lebat selama tanggal 25 Desember 2022 sampai dengan 1 Januari 2023 akan melanda wilayah Banten.

BMKG memberikan peringatan agar masyarakat mewaspadai potensi tersebut.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang Tarjono mengatakan, berdasarkan analisis cuaca terbaru dalam periode sepekan ke depan terdapat potensi signifikan.

Dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia khususnya selama periode Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2022/ 2023.

Baca Juga: Mau Dapat Tiket Nonton Film Balada Si Roy Gratis? Ini Caranya.. Jangan Ketinggalan

Kondisi dinamika atmosfer yang dapat memicu peningkatan curah hujan tersebut antara lain disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas Monsun Asia yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan selatan.

Selain itu, intensifikasi seruakan dingin Asia yang dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan, serta meningkatkan potensi awan hujan di sekitar Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.

Juga adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah perairan selatan Indonesia yang dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, peningkatan kecepatan angin permukaan, serta peningkatan tinggi gelombang di sekitarnya.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Film Untuk Mengisi Hari Libur Natal dan Tahun Baru. Ada Avatar The Way Of Water dan lainnya

“Terpantaunya beberapa aktivitas gelombang atmosfer, yaitu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial, kondisi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia terutama di bagian tengah dan timur,” kata Tarjono.

Selain itu, ada juga potensi pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) di wilayah Banten dengan persentase cakupan spasial >75 persen (FRQ / Frequent) selama 7 hari ke depan yang berlaku pada tanggal 21-27 Desember 2022 untuk wilayah Banten dan sejumlah daerah lain.

Potensi gelombang tinggi untuk wilayah Banten pada periode tanggal 23-27 Desember 2022 juga perlu diwaspadai. Berdasarkan perkiraan, gelombang tinggi yang akan terjadi di Samudra Hindia selatan Banten memiliki tinggi gelombang 4.0–6.0 meter.

Baca Juga: 3 Tempat Wisata Rekomendasi Untuk Merayakan Tahun Baru di Yogyakarta

Selain itu, untuk wilayah Selat Sunda dan Perairan selatan Banten juga diprediksi akan terjadi gelombang tinggi dengan tinggi gelombang berkisar 2.5–4.0 meter.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X