BKPSDM Kabupaten Serang Sanksi PNS Jutek Saat Memberikan Pelayanan..Wajib Senyum

- Senin, 5 Desember 2022 | 21:13 WIB
Surtaman (Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Serang) (Tanjung bantenraya.com)
Surtaman (Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Serang) (Tanjung bantenraya.com)

 

BANTENRAYA.COM - Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang mencatat pada tahun 2022 ini terjadi 31 kasus indisipliner yang dilakukan pegawai negeri sipil (PNS). Salah satu bentuk tindakan indisipliner yaitu PNS bersikap jutek saat memberikan pelayanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, sampai dengan awal Desember ini terdapat 31 kasus indispliner dan 17 kasus perceraian yang dilakukan oleh PNS di lingkungan Pemkab Serang.

"Tindakan indispliner ringan itu seperti pengaduan jutek yang disampaikan kepala desa. Jadi pelayanannya tidak ramah, pegawai di OPD (organisasi perangkat desa). Yang bersangkutan sudah diberi teguran dan sudah diberi sanksi," ujar Surtaman saat ditemui di ruang kerjanya di kawasan Puspemkab Serang, Kecamatan Ciruas, Senin 5 Desmeber 2022.

Baca Juga: Buruh Ngotot Minta Kenaikan UMK 2023 Minimal 13 Persen, Kalau Tidak...

Ia menjelaskan, kasus tindakan indisipliner yang dilakukan pada PNS pada tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2021 yang jumlahnya di bawah 30 kasus. "Dengan adanya Sipkerja (sistem informasi penilaian kerja) semua aktivitas pegawai terpantau. Sanksinya langsung dikurangi TPP (tambahan penghasilan pegawai)nya," katanya.

Sedangkan, untuk kasus perceraian pada tahun ini mengalami penurunan karena pada tahun 2021 kasusnya mencapai 20 lebih.

"Rata-rata jadi cerainya walaupun sudah kita mediasi. Mereka yang datang ke BKPSDM masalahnya sudah benar-benar berat jadi sudah tidak bisa dinasehati lagi," tuturnya.

Baca Juga: Target Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Kota Serang Lampaui Target

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X