Banyak Warga Pingsan Karena Berdesakan Antre BLT BBM di Kecamatan Rangkasbitung

- Senin, 5 Desember 2022 | 06:23 WIB
Warga berdesakan antre mengambil BLT BBM di Kecamatan Rangkasbitung, Minggu 4 Desember 2022.
Warga berdesakan antre mengambil BLT BBM di Kecamatan Rangkasbitung, Minggu 4 Desember 2022.

BANTENRAYA.COM - Sejumlah warga Lebak pingsan saat berdesak-desakan antre untuk dapatkan Bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Sosial Lebak.

Pantauan Banten Raya di Kecamatan Rangkasbitung, antrean tidak tertib tidak ada pengaturan nomor.

"Kami hingga sore masih belum menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang dipusatkan di Kecamatan Rangkasbitung," kata Eni warga Bojongmanik.

Baca Juga: Terbongkar Penyebab Ribuan Ikan di Sungai Ciujung Teler dan Naik ke Darat, Ternyata Sangat Tak Disangka

Warga datang dari sembilan kecamatan antara lain Maja, Bojongmanik, Leuwidamar, Cimarga, Kalanganyar, Rangkasbitung, Warunggunung, Cibadak dan Cikulur.

"Saya berharap penyaluran BLT itu, sebaiknya di masing-masing kecamatan. Saya menerima BLT melalui PKH sebesar Rp1,3 juta untuk kebutuhan bahan pokok, pendidikan anak dan kesehatan. Selama ini, alhamdulillah melalui PKH cukup membantu untuk meringankan beban ekonomi keluarga," tambah Eni.

Begitu juga warga penerima BLT lainnya, Agus warga Kalanganyar Kabupaten Lebak, menyatakan dirinya terpaksa mengantre selama empat jam dari pagi hingga siang menerima dana subsidi BBM sebesar Rp600 ribu.

Baca Juga: Furtasan Ajukan Pemotongan Gaji Anggota DPR RI Tb Haerul Jaman untuk Lunasi Utang Rp1,9 Miliar

"Meski antrian panjang, saya cukup senang setelah menerima dana subsidi BBM itu. Saya menggunakan dana itu untuk keperluan membeli bahan pokok," kata Agus.

Manager Dukungan Umum Kantor Pos Rangkasbitung Kabupaten Lebak Susan Ratna Dewi mengatakan, warga yang menerima bantuan sosial itu sebanyak 139 ribu.

"Masyarakat memperoleh dana BLT bervariasi mulai Rp600 ribu hingga Rp1,3 juta/KPM. Karena itu, kami minta warga yang menerima BLT dari pemerintah itu digunakan untuk pendidikan anak juga tidak untuk konsumtif," tutup Susan Ratna Dewi (mg-finka). ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X