Etilen Oksida pada Mie Sedaap Karena Fumigasi, Apa itu! Berbahayakah Bagi Tubuh?

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:06 WIB
Produk mie sedap (Tangkapan layar lazada)
Produk mie sedap (Tangkapan layar lazada)

BANTENRAYA.COM - Dalam keterangan resminya tertanggal 29 September 2022, pada poin kedua BPOM RI menyebut etilen oksida atau EtO merupakan pestisida yang digunakan untuk fumigasi sehingga etilen oksida bisa disebut sebagai Fumigan atau bahan yang digunakan untuk fumigasi.

Untuk itu, perlu diketahui secara jelas apa itu fumigasi? Dan kenapa etilen oksida bisa terkandung dalam Mie Sedaap?

Dikutip dari laman transcon-indonesia.com yang melansir Fumida.co.id, satu cara mengontrol hama adalah dengan menggunakan teknik fumigasi. Lantas, apa yang dimaksud dengan fumigasi?

Fumigasi sendiri merupakan suatu istilah yang dimutasi dari bahasa Inggris, yaitu “fume” yang bermakna asap dan “mitigation” yang berarti usaha mengendalikan risiko.

Baca Juga: Usai Rizky Billar Ditetapkan Menjadi Tersangka, Lesti Kejora Disebut Histeris

Istilah asap inilah yang kemudian mengantarkan pada makna fumigasi secara keseluruhan, yakni cara mengontrol hama dengan melakukan penyemprotan fumigan (gas atau asap) di gudang-gudang makanan. 

Nah, sebagai perusahaan yang memproduksi makanan seperti Mie Sedaap, tentu Wings Food Indonesia melakukan fumigasi terhadap gudang penyimpanan Mie Sedaap agar gudang mereka terbebas dari hama seperti tikus, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, fumigan yang digunakan oleh Wings Food Indonesia adalah etilen oksida.

Etilen oksida dipakai untuk membentuk asap beracun yang mampu membasmi hama. Tentunya bahan tersebut mudah menguap, agar tidak mengendap dan membahayakan kesehatan manusia atau penghuni ruangan lainnya.

Baca Juga: Rumah Artis dan Politisi Wanda Hamidah Digusur Pemerintah

Menggunakan fumigan pun tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Kalian harus memilih jenis lalu memakainya sesuai kondisi tempat akan diberlangsungkannya fumigasi.

Melansir laman ecopestcontrol.co.id, fumigasi dilakukan dengan mengisi seisi area mitigasi dengan fumigan. Saat fumigasi dilaksanakan, fumigan akan menjelma asap sebagaimana pada proses fogging ketika membunuh nyamuk.

Dengan catatan ruangan dalam kondisi tertutup, sirkulasi udaranya sekalipun. Biar fumigan mampu membasmi hama secara efektif.

Adapun proses fumigasi memakan waktu sekitar dua hingga delapan jam, dengan porsi waktu bergantung pada dosis dari jenis fumigan yang digunakan.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Demo Tolak UU Cipta Kerja Warnai Aksi Bakar Ban

Jumat, 31 Maret 2023 | 19:13 WIB

Terpopuler

X