• Rabu, 30 November 2022

Kerja Sama Produksi dan Penjualan Sepatu Kesehatan Mandek, Harga yang Dipatok Terlalu Mahal

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 20:13 WIB
Direktur PT SBM Isbandi Ardiwinata meninjau kegiatan produksi sepatu kesehatan merk Borococco di PT CMA, Tangerang, belum lama ini. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)
Direktur PT SBM Isbandi Ardiwinata meninjau kegiatan produksi sepatu kesehatan merk Borococco di PT CMA, Tangerang, belum lama ini. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Kerja sama produksi dan penjualan sepatu kesehatan antara PT Serang Berkah Mandiri (SBM) dengan PT Chosan Mitra Abadi (CMA) mandek.

Padahal, penandatanganan kerja sama produksi dan penjualan sepatu kesehatan tersebut telah dilakukan pada September 2021.

Harga yang relatif mahal dan tingginya batas minimal order menjadi alasan kerja sama produksi dan penjualan sepatu kesehatan tidak berjalan.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Arema Kena Denda 250 Juta dan Tak Boleh Ada Penonton

Direktur PT SBM Isbandi Ardiwinata mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mencari dan mengumpulkan order sepatu sehat yang akan diproduksi oleh pelaku UMKM Kabupaten Serang.

"Batas ordernya terlalu tinggi minimal harus 30 ribu pasang per bulan, makanya kita belum bisa produksi," ujarnya, Selasa 4 Oktober 2022.

Adapun yang menjadi alasan minimnya order yang yang didapat karena saat ini perekonomian masih belum stabil akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Dikejar Waktu, Pemkab Serang Bakal Kebut Pembangunan Puskemab Serang

Kemudian juga mayoritas calon konsumen menilai harga sepatu yang terlalu mahal sehingga memilih sepatu yang lebih murah.

"Ke siswa yang jadi target pasar kita harganya enggak masuk," katanya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandeglang Bawa Pulang 128 Medali Dari Porprov VI Banten

Selasa, 29 November 2022 | 20:11 WIB
X