Pengertian Hipoksia yang Dibahas Dokter Tirta Dalam Kericuhan di Stadion Kanjuruhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:24 WIB
Asap tebal di Stadion Kanjuruhan saat kericuhan pecah, 1 Oktober 2022 (Twitter @rofiqnur)
Asap tebal di Stadion Kanjuruhan saat kericuhan pecah, 1 Oktober 2022 (Twitter @rofiqnur)

BANTENRAYA.COM – Apa pengertian hipoksia yang disebut-sebut oleh dokter Tirta akan dibahas dalam artikel ini.

Diketahui, pada Minggu 1 Oktober 2022 telah terjadi kericuhan dan banyak suporter terjebak di Stadion serta diduga alami hipoksia karena efek gas air mata.

Kericuhan pecah di Stadion Kanjuruhan Malang usai derby Arema FC vs Persebaya.

Kericuhan ini menyebabkan banyak korban jiwa dan luka sekaligus menjadi sorotan dunia.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang hingga 18 Anggota Diperiksa Propam

Dalam utas di akun twitter pribadinya @tirta_cipeng, dokter Tirta menyoroti adanya penyemprotan gas air mata oleh apparat saat kekisruhan.

“Kematian sebagian besar suporter karena terinjak-injak dan hipoksia,” tulis dokter Tirta pada 2 Oktober 2022.

Dikutip dari alodeokter.com, hipoksia adalah kondisi rendahnya kadar oksigen di dalam sel-sel tubuh. Akibatnya, sel-sel di seluruh bagian tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal. Hipoksia perlu diwaspadai, karena jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kematian jaringan dan kerusakan organ tubuh.

Dalam artikel yang sama disebutkan jika Hipoksia dapat disebabkan oleh beragam kondisi yakni :

1. Penyakit paru-paru, seperti bronkitis, PPOK, hipertensi pulmonal, edema paru, emfisema, pneumonia, pneumothorax, kanker paru, dan COVID-19.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X