• Sabtu, 3 Desember 2022

Kesaksian Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan, Tribun Stadion yang Aman Diberondong Gas Air Mata

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:13 WIB
Video suporter Arema FC yang terjebak di pintu keluar Stadion Kanjuruhan Malang. (TikTok/ @kelpinbotem)
Video suporter Arema FC yang terjebak di pintu keluar Stadion Kanjuruhan Malang. (TikTok/ @kelpinbotem)


BANTENRAYA.COM – Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam menjadi tragedi pilu yang menewaskan 183 korban jiwa.

Tragedi Kanjuruhan juga membuat lebih 200 orang terluka.

Bantenraya.com mencoba merangkum kesaksian para korban selamat dalam tragedi Kanjuruhan yang mengungkapkan cerita serta kronologis tewasnya ratusan korban.

Baca Juga: 4 Keutamaan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Nomor 2 Paling Valid

Beberapa korban selamat dalam tragedy Kanjuruhan mengungkapkan ceritanya melalui twitter.

Salah satu korban selamat yang mengungkapkan ceritanya di media social twitter akun bernama Sultan Saladin yang diketahui merupakan Aremania.

Sultan Saladi melalui akun twitter @62enthusiast sebelum kejadian tragedy Kanjuruhan juga terlihat kerap memosting unggahan berkaitan dengan klub sepakbola Arema FC.

Baca Juga: Ini Kata Ustadz Adi Hidayat Mengenai Tragedi Kanjuruhan: Olahraga Momentum yang Menyehatkan

Menurutnya, dalam tragedy Kanjuruhan polisi menambakkan gas air mata bukan hanya ke penonton yang masuk lapangan, tetapi juga yang sedang berada di atas tribun Stadion Kanjuruhan.

Padahal, suasana di atas tribun tidak ada kericuhan dan masih penuh sesak penonton dengan berbagai usia.

“Saya berada di selatan saya tidak turun ke lapangan dan nawak nawak (kawan-kawan) di samping saya juga tidak ada yang rusuh tapi kenapa pak gas air mata di tembakkan ke arah kami? yang sudah jelas tribun masih sesak ada berbagai kalangan umur disana,” tulis akun @62enthusiast.

Baca Juga: 96 CPNS Kota Serang Diangkat PNS, Walikota Syafrudin: Jangan Banyak Malas

Aremania lainnya juga menceritakan kisah mencekam di dalam Stadion Kanjuruhan, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam.

“aparat menembakkan beberapa kali gas air mata ke arah suppoter yang ada di lapangan. Silih berganti supporter menyerang aparat dari sisi selatan dan utara,” tulis akun twitter @RezqiWahyu_05.

“Tpi saat aparat memukul mundur supporter di sisi selatan, supporter dari sisi utara yang menyerang ke arah aparat.. Karena semakin banyaknya supporter yang masuk ke lapangan dan kondisi sudah tidak kondusif...,” tulisnya lagi.

“Kemudian ada lagi beberapa oknum yang ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya kepada pemain Arema, terlihat john alfarizie mencoba memberi pengertian kepadan oknum" tersebut..,” lanjutnya lagi.

“Didalam stadion mereka sesak krna gas air mata yang sudah ditembakkan ke berbagai arah. Sedangkan untuk keluar stadionpun gak bisa karena macet Penuh sesak di pintu keluar. Diluar stadion banyak yang terkapar dan pingsan karena efek terjebak di dalam stadion yang penuh gas air mata,” terangnya. *

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPID Banten Ajak Masyarakat Ikut Awasi Isi Siaran

Jumat, 2 Desember 2022 | 17:29 WIB

Harga Tomat Naik Hampir 3 Kali Lipat

Jumat, 2 Desember 2022 | 17:23 WIB
X