• Rabu, 7 Desember 2022

Tanggapan Keras Presiden Madura United Achsanul Qosasi atas Tragedi Kanjuruhan, Semua Pengurus PSSI Wajib Meng

- Senin, 3 Oktober 2022 | 08:51 WIB
Tendangan tentara dalam tragedi kanjuruhan berdarah (Tankapan layar twitter/@Bank_Joee_)
Tendangan tentara dalam tragedi kanjuruhan berdarah (Tankapan layar twitter/@Bank_Joee_)


BANTENRAYA.COM ---- Presiden Madura United Achsanul Qosasi menanggapi jatuhnya korban jiwa 174 orang atas kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan antara Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022, yang dikenal dengan tragedi Kanjuruhan.

Atas banyaknya korban di Kanjuruhan itu, Achsanul Qosasi mendesak semua pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengundurkan diri sebagai respons atas tragedi Kanjuruhan yang kelam.

Menurut Achsanul Qosasi, semua pengurus PSSI harus mengundurkan diri sebagai bentuk respect terhadap korban dan keluarganya.

Baca Juga: Bukan Pemain Pelatnas, Pasangan Ganda Campuran Indonesia Raih Emas di Vietnam Open 2022

Sikap keras yang dibuat Achsanul Qosasi itu disampaikannya dalam cuitan di akun Twitter pribadinya @AchsanulQosasi dikutip Banten raya.com, Senin, 3 Oktober 2022.

Achsanul Qosasi mengatakan, pasti ada yang tidak setuju dengan pendapatnya.

"Mungkin ada yang tak sependapat dengan saya, tapi inilah sikap saya sebagai Club Madura Utd FC atas tragedi di Kanjuruhan," katanya mengawali cuitan.

Baca Juga: 10 Link Twibbon HUT Provinsi Banten ke 22 Tahun 2022, Desain Elegan dan Kekinian

Dia mengatakan, semestinya hentikan kompetisi sampai ada statement resmi FIFA.

"PSSI wajib bertanggung jawab dan semua pengurusnya harus mundur. Sebagai respect terhadap korban dan keluarganya," tulis Achsanul Qosasi.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X