• Minggu, 2 Oktober 2022

OTT Hakim Agung oleh KPK Bukti jika Peradilan dan Hukum Ditentukan Uang?

- Jumat, 23 September 2022 | 08:52 WIB
Logo Mahkamah Agung RI (istimewa)
Logo Mahkamah Agung RI (istimewa)

BANTENRAYA.COM – KPK melakukan OTT terhadap salah satu hakim agung MA yang diketahui Bernama Sudrajat Dimyati atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

DItangkapnya Hakim Agung MA ini jadi pukulan bagu penegakan hukum di Indonesia dan disebut jadi bukti bahwa peradilan dan hukum masih ditentukan oleh uang.

"KPK bersedih harus menangkap hakim agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya dikutip Antara via narasi.tv, Kamis 22 September 2022.

Ghufron mengatakan KPK berharap penangkapan ini menjadi yang terakhir. Pasalnya penangkapan ini menunjukan bahwa penegakan hukum masih dipengaruhi uang.

Baca Juga: Profil Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati yang Kena OTT KPK

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yang semestinya berdasar bukti, tetapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi pilar keadilan bagi bangsa, ternyata menjualnya dengan uang," ujar Ghufron.

DIjelaskan Ghufron, KPK sebelumnya juga telah memberikan penguatan integritas di lingkungan Mahkamah Agung, baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya.

"Harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar, jangan hanya 'kucing-kucingan'. Berhenti sejenak ketika ada penangkapan, namun kembali kambuh setelah agak lama," tambah Ghufron.

Baca Juga: Jadwal Rilis Dan Link Baca Gratis One Piece Chapter 1061: Munculnya Karakter Khusus Yaitu Edward Weevi 

Dalam OTT ini, KPK mengamankan beberapa pihak atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Insan Pers Berperan Kawal Pemilu Berintegritas

Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:58 WIB
X