• Rabu, 5 Oktober 2022

Kejari Cilegon Ingatkan Agar Program Salira Wajib Berdayakan Masyarakat Lokal

- Kamis, 22 September 2022 | 14:53 WIB
 Monitoring program Salira di Kecamatan Ciwandan bersama Kejari Cilegon, Kamis, 22 September 2022.   (Gillang / Banten Raya)
Monitoring program Salira di Kecamatan Ciwandan bersama Kejari Cilegon, Kamis, 22 September 2022. (Gillang / Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon melalui Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melakukan monitoring terhadap program Sarana dan Prasarana Lingkungan Warga (Salira) di Kecamatan Ciwandan.

Tiga kelurahan yang dijadikan obyek monitoring yaitu Tegalraru, Banjarnegara dan Kubangsari. Kejari mengingatkan agar program Salira selalu melibatkan warga lokal.

Kepala Seksi Datun pada Kejari Cilegon Yan Aswari mengatakan, pekerjaan dalam program Salira harus sesuai usulan masyarakat. Dalam pelaksanaannya juga wajib melibatkan masyarakat lokal khususnya kelurahan setempat.

Baca Juga: Kocak, Rekomendasi Judul Baru dari Penggemar Jika Sutradara Ubah Preman Pensiun 6 Jadi Genre Percintaan

"Aspirasi dari masyarakat dan untuk masyarakat, jadi selalu gunakan penduduk lokal dalam pelaksanaanya," kata Yan ditemui di Ciwandan, Kamis, 22 September 2022.

Dikatakan Yan, pihaknya juga meminta Kelompok Masyarakat (Pokmas) tertib dalam administrasi. Ia mengingatkan, jika korupsi bisa saja terjadi akibat administrasi yang tidak tertib.

"Pelaporan tepat waktu, tertib administrasi. Pekerjaan yang dilakukan swadaya, misal jalan perencanaan 10 meter, karena ada swadaya masyarakat menjadi 15 meter, jadi tetap harus dilaporkan, namun tetap diberi keterangan mana yang pakai anggaran mana yang dari masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Preman Pensiun 6 Tidak Tayang Hari Ini, Terus Kapan? Simak Penjelasan Berikut

Kepala Sub Seksi Datun pada Kejari Cilegon Deisi Magdalena Gultom mengatakan, monitoring yang dilakukan pihaknya saat ini ada tiga kegiatan di tiga kelurahan.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X