Mahfud MD Mengatakan Kapolda Metro, Kompolnas, Komnas HAM Kena Prank Ferdy Sambo

- Senin, 22 Agustus 2022 | 15:18 WIB
Mahfud MD sebut beberapa lembaga kena prank Ferdy Sambo (YouTube Komisi III DPR RI)
Mahfud MD sebut beberapa lembaga kena prank Ferdy Sambo (YouTube Komisi III DPR RI)

BANTENRAYA.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik Mahfud MD mengatakan, sejumlah lembaga terkena prank (olok-olok) dari mantan Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo.

Mahfud MD menduga Kompolnas, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia hingga Kapolda Metro Jaya irjen Fadil Imran tertipu skenario awal pembunuhan Brigadir J yang dirancang Sambo.

“Saya sampai sekarang tidak pernah berpikir kalau Kapolda Metro bagian dari (pembunuhan), saya berpikirnya kena prank juga,” kata Mahfud MD saat rapat dengan Komisi Hukum DPR, Senin, 22 Agustus 2022 dikutip Bantenraya.com.

Baca Juga: Begini Tanggapan Nikita Mirzani, Usai Diisukan Punya Hubungan dengan Ferdy Sambo

Mahfud Mdmenuturkan pertama kali mendengar kasus ini saat berada di Arab Saudi.

Dia langsung curiga dengan keterangan yang diberikan polisi soal kronologi baku tembak antara Brigadir Yosua Hutabarat dan Bharada Richard Eliezer. “Tidak masuk akal,” kata dia.

Begitu pulang ke tanah air, Mahfud MD mengundang anggota Kompolnas dan Komnas HAM untuk berdiskusi tentang kasus ini.

Baca Juga: Pasca Kasus Ferdy Sambo Terbongkar, Picu Desakan Reformasi UU Kepolisian Diusulkan Perlu Direvisi

Menurut dia, Kompolnas dan Komnas HAM terlalu disetir dengan skenario awal yang belakangan diketahui dirancang Ferdy Sambo.

Padahal, Mahfud kerap mendengar adanya kemungkinan lain, bahwa baku tembak ini merupakan pembunuhan. “Kompolnas dan Komnas HAM ini sudah disetir oleh sebuah skenario,” kata dia.

Mahfud mendengar pula bahwa sudah ada anggota Kompolnas dan Komnas HAM yang diundang dan diarahkan mengenai skenario tersebut.

Baca Juga: Link Nonton Serigala Terakhir Season 2 Episode 4 Lengkap dengan Preview

Mahfud lalu mengkonfirmasi hal itu kepada masing-masing anggota Kompolnas dan Komnas HAM tersebut.

Menurut dia keduanya mengakui memang ada pertemuan dengan Ferdy, namun mereka membantah telah disetir.

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X