KPK Tetapkan Rektor Unila Jadi Tersangka Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru, Kartu ATM Jadi Barang Bukti

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:49 WIB
Rektor Unila Prof Karomani ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (Twitter @official_unila)
Rektor Unila Prof Karomani ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (Twitter @official_unila)

BANTENRAYA.COM - Rektor Universitas Negeri Lampung atau Unila Prof Karomani akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Minggu 21 Agustus 2022.

Sang Rektor Unila jadi tersangka atas kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

Penetapan Rektor Unila Prof Karomani sebagai tersangka kasus dugaan suap itu disampaikan Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Asep Guntur saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu 21 Agustus 2022.

Baca Juga: Bukan Tarik Tambang atau Balap Karung, Pegawai KAI Gelar Lomba Tarik Lokomotif

Ternyata tak hanya Karomani, KPK juga menetapkan 3 tersangka lainnya dalam kasus dugaan tersebut. 

Ketiga tersangka lain itu yakni, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unila, Heryandi (HY); Ketua Senat Unila, M Basri (MB); serta pihak swasta yang diduga pemberi suap, berinisial AD.

"KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka," ujar Asep Guntur, saat Konferensi pers dikutip Bantenraya.com dari PMJNews, Minggu 21 Agustus 2022.

Baca Juga: DOWNLOAD Game Stumble Guys Update 2022 Gratis, Seru Banget!

Asep Guntur mengaku bahwa pihaknya pun sudah mengumpulkan bukti permulaan yang cukup terkait penetapan empat tersangka kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Unila.

Salah satu bukti itu adalah uang tunai yang diduga suap penerimaan mahasiswa baru hingga kartu ATM.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arsenal Keok Jadi Debut Pahit Jorginho

Minggu, 5 Februari 2023 | 15:38 WIB
X