• Kamis, 29 September 2022

Bisa Produksi, Beras Varietas Nutri Zinc di Kabupaten Serang Belum Memiliki Pasar

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:55 WIB
Pemkab Serang bersama pemerintah pusat dan provinsi melakukan panen perdana beras nutri zinc di Kecamatan Kramatwatu, Kamis 18 Agustus 2022. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)
Pemkab Serang bersama pemerintah pusat dan provinsi melakukan panen perdana beras nutri zinc di Kecamatan Kramatwatu, Kamis 18 Agustus 2022. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Pemkab Serang bersama pemerintah pusat dan Provinsi Banten melakukan panen perdana padi varietas nutri zinc di Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu.

Namun beras nutri zinc yang sudah diperkaya gizi tertentu itu diakui petani belum memiliki pasar.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Bawang, Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu Rasito mengatakan, dalam proses budidaya padi nutri zinc tidak dijumpai permasalahan.

Baca Juga: Kabupaten Pandeglang Bebas Virus PMK Pada Hewan Ternak

Akan tetapi yang jadi persoalam pihaknya adalah komoditas tersebut belum memiliki informasi terkait dengan pemasarannya.

"Terus beras nutri zinc ini harganya di bawah harga beras pada umumnya. Selain karena bulir yang lebih kecil sehingga rendemen gabah-beras lebih rendah juga dari sisi rasa kurang pulen," ujar Rasito, Kamis 18 Agustus 2022.

"Untuk produktivitas beras nutri zinc ini mencapai 10,72 ton per hektare gabah kering panen," katanya.

Baca Juga: Potensi Efek Domino Rencana Kenaikan BBM, Pemerintah Perlu Siapkan Antisipasi

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, beras nutri zinc merupakan beras hasil rekayasa genetik yang sangat diperlukan untuk mencegah stunting.

"Tadi (kemarin-red) pas panen hadir perwakilan Sekretariat Wakil Presiden, tim Bappenas (Badan Perencanaan Nasional), dan Direktorat Serealia Tanaman Pangan Kementerian Pertanian," ucapnya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X