• Senin, 28 November 2022

Ketum Golkar: Proklamasi Kemerdekaan Ajarkan Kita Kolaborasi, bukan Polarisasi

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:19 WIB
Airlangga mengingatkan, jangan sampai Indonesia menyia-nyiakan peluang untuk menjadi bangsa yang maju dan ‘menua dengan kaya’.
Airlangga mengingatkan, jangan sampai Indonesia menyia-nyiakan peluang untuk menjadi bangsa yang maju dan ‘menua dengan kaya’.

BANTENRAYA.COM—Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menuturkan, HUT ke-77 Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk kembali mengingat kerja sama dan kolaborasi. Menurutnya, Proklamasi yang dilakukan Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945, menunjukkan bahwa kolaborasi berhasil memberi kepastian bagi kemerdekaan Indonesia.

Ketum Golkar menilai, dengan kerja sama antartokoh bangsa itulah, hingga hari ini, seluruh rakyat Indonesia menikmati hari-hari tanpa belenggu penjajahan Belanda.

"Persatuan dan kerja sama yang sudah ditunjukkan para founding father kita terdahulu, harus menjadi sikap dan semangat kita dalam berkolaborasi melanjutkan pembangunan Bangsa Indonesia,” tutur Airlangga, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga: KIB Kuasai Segmen Pemilih Moderat, Kepuasan pada Kinerja Presiden Tidak Jadi Penentu Pilpres 2024

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, semangat itu yang mendasari Golkar, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), maupun pemerintah berupaya untuk mengikis polarisasi. Airlangga menegaskan polarisasi dan keterbelahan masyarakat maupun elite politik bertolak belakang dengan keinginan dan cita-cita para pendiri bangsa.

Airlangga yang juga calon presiden dari Golkar itu menegaskan, partainya maupun KIB bakal terus menyuarakan kolaborasi untuk mencapai cita-cita Indonesia Maju. Terlebih, ada peluang besar Bangsa Indonesia bisa mencapai cita-cita tersehut dengan bonus demografi pada 2025-2035.

“Sebanyak 191 juta penduduk Indonesia berada pada usia produktif pada rentang 2025 hingga 2035. Ini harus bisa dimanfaatkan, kuncinya kolaborasi, bukan polarisasi,” tegas Airlangga.

Baca Juga: Parpol KIB Miliki Pengalaman dalam Pemerintahan, Tawarkan Lanjutan Kebijakan Presiden Jokowi

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, tanpa kolaborasi dan persatuan, kita bisa berpotensi kehilangan peluang bonus demografi ini. Airlangga mengingatkan, jangan sampai Indonesia menyia-nyiakan peluang untuk menjadi bangsa yang maju dan ‘menua dengan kaya’.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Angkat Besi Sumbang 2 Emas untuk Kabupaten Serang

Senin, 28 November 2022 | 08:21 WIB

Anak Perempuan SD di Banten akan Diberi Vaksin Kanker

Minggu, 27 November 2022 | 22:37 WIB

Spy x Family Episode 22, Kecemburuan Memuncak Yor

Minggu, 27 November 2022 | 22:18 WIB

Ubi Madu Cilembu S3, Cocok Sebagai Teman Ngopi di Rumah

Minggu, 27 November 2022 | 20:30 WIB
X