• Rabu, 7 Desember 2022

Serang Balik Istri Irjen Sambo, Pengacara Brigadir J Bakal Urus Soal Laporan Palsu Kasus Pelecehan

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:16 WIB
Serang Balik Istri Irjen Sambo, Pengacara Brigadir J Bakal Laporkan Soal Laporan Palsu Kasus Pelecehan (Instagram @albert_kleo)
Serang Balik Istri Irjen Sambo, Pengacara Brigadir J Bakal Laporkan Soal Laporan Palsu Kasus Pelecehan (Instagram @albert_kleo)

BANTENRAYA.COM - Usai Polri menghentikan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilaporkan Irjen Ferdy Sambo yaitu Putri Candrawathi. Kini Pengacara Brigadir J bersiap melakukan serangan balik.

Pengacara Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yakni Kamaruddin Simanjuntak akan melaporkan balik Putri Candrawathi terkait dengan laporan palsu.

Bahkan, Kamaruddin saat ini masih menunggu untuk meminta persetujuan dari keluarga untuk mengadukan melaporkan balik Putri Chandrawathi kep Bareskrim Polri.

Baca Juga: Contoh Susunan Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia 2022, Terbaru dan Sesuai Urutan

Tidak hanya soal pemberhentian pelaporan saja. Namun, istri sambo tersebut juga sudah ditolak permohonan untuk perlindungan saksi dan korban dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau (LPSK).

Serta, Putri Chandrawathi malah dinilai Polri upaya menghalang-halangi kasus pembunuhan yang dilakukan suaminya Irjen Ferdy Sambo.

Dikutip BantenRaya.Com dari berbagai sumber pada Selasa 16 Agustus 2022, Pengacara Brigadir J saat ini tengah menyusun kusaa untuk melaporkan balik istri Irjen Sambo tersebut.

Baca Juga: Nonton Poong the Joseon Psychiatrist Episode 4 Full HD dan Sub Indo, Semakin Dramatis

"Jadi harus meminta maaf. Ini saya lagi susun surat kuasa saya," kata Kamaruddin yang akan melapor balik Putri.

Tidak selesai dengan laporan palsu saja, Pihak Pengacara Brigadir J juga akan melaporkan Putri Chandrawathi atas dugaan penampungan uang hasil kejahatan milik Irjen Sambo kepada KPK.

"Ke Bareskrim dan KPK, ada dugaan rekeningnya penampungan hasil kejahatan, yang disebut dana taktis itu. ke mana dialirkan. Ini perkara besar, supaya kita bisa tahu," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Besar Menghanguskan Empat Rumah Warga Kelurahan Cijoro

Kamaruddin melanjutkan, belum menentukan waktu kapan akan melaporkan kedua kasus dugaan tersebut.

“Saat ini masih pengacara kuasa pembunuhan saja,” ujarnya.

Tidak selesai disana, Kamaruddin mengungkapkan, jika Istri Sambo, Putri Chandrawathi bisa dikenai Pasal 317 dan 318 KUHP terkait pelaporan palsu.

Bahkan, juga bisa dijerat dengan UU ITE karena sudah menyebarkan informasi bohong.

"Ya pastilah (bisa dipidana), dia melanggar pasal 317 dan 318 KUHP, itu tentang pengaduan dan laporan palsu. Kemudian dia melanggar juga UU ITE pasal 27 28 juncto 45, kemudian dia juga menyebar informasi bohong," ujarnya.

Sebelumnya, pada  Jumat 12 Agustus 2022 pihak Bareskrim Polri telah menghentikan laporan dugaan pelecehan seksual terhadap  istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Kita anggap dua laporan polisi ini menjadi satu bagian yang masuk dalam kategori obstruction of justice. Ini bagian dari upaya untuk menghalangi-halangi pengungkapan dari kasus 340," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam jumpa pers di Mabes Polri.

Tidak hanya itu saja, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban LPSK juga melakukan penolakan terhadap permohonan perlindungan istri Irjen Sambo tersebut.

"Sejak awal memang ada kejanggalan dalam permohonan ini. Kejanggalan yang pertama, ternyata ada dua permohonan lain yang diajukan oleh ibu P ini bertanggal 8 Juli 2022 dan ada permohonan yang didasarkan pada LP yang diajukan oleh Polres Jakarta Selatan bertanggal 9 Juli. Tetapi keduanya ini bertanggal berbeda tetapi nomornya sama," kata Ketua LPSK Hasto Atmo Suroyo dalam jumpa pers di kantornya, Senin 15 Agustus 2022. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X