• Rabu, 28 September 2022

Penutupan Jalan Kelapa Tujuh - Batu Payung di Cilegon oleh PT IRT Hanya Tujuh Bulan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 20:20 WIB
Rapat Dengar Pendapat Komisi I dan IV DPRD Cilegon membahas permasalahan Jalan Kelapa Tujuh -Batu Payung, Senin, 15 Agustus 2022.    (Gillang bantenraya.com)
Rapat Dengar Pendapat Komisi I dan IV DPRD Cilegon membahas permasalahan Jalan Kelapa Tujuh -Batu Payung, Senin, 15 Agustus 2022. (Gillang bantenraya.com)

 

 

BANTEN RAYA.COM- Penutupan ruas jalan Kelapa Tujuh - Batu Payung yang melewati Kelurahan Suralaya dan Lebak Gede, di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, menuai protes warga pada pekan lalu. 

Pada Senin, 15 Agustus 2022, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon melalui Komisi I dan IV menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama perwakilan warga Suralaya, PT Indo Raya Tenaga atau IRT, Lurah Lebak Gede, Camat Pulomerak dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kota Cilegon

Diketahui, PT IRT akan menutup Jalan Kelapa Tujuh - Batu Payung untuk kegiatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tau PLTU Suralaya Unit 9 dan 10. 

Namun, pada pekan lalu warga Lebak Gede dan Suralaya melakukan protes lantaran jalan pengganti yang digunakan dinilai belum layak. 

Ketua RT 05 RW 05 Kelurahan Lebak Gede, Jemari mengatakan, protes dilakukan warga lantaran adanya rencana penutupan jalan. Meski PT IRT membangunkan jalan baru, namun dinilai tidak reprsesntatif. 

Baca Juga: 16.000 Honorer Banten Terancam ‘Dipecat’

"Warga saya ada yang jatuh lewat situ, ini kan warga saya harus saya sampaikan. Jalan tidak lurus, berbelok-belok, tidak lurus, terjal," kata Jemari. 

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X