• Rabu, 30 November 2022

Satpam Nekat Rampok Mantan Bos Akibat Terjerat Hutang Modal Nikah

- Senin, 15 Agustus 2022 | 19:21 WIB
Polisi mengamankan perampok toko Hp di Pasar Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin (15/8). (Darjat Bantenraya.com)
Polisi mengamankan perampok toko Hp di Pasar Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin (15/8). (Darjat Bantenraya.com)

BANTEN RAYA.COM - Terjerat hutang untuk biaya nikah Rp50 juta, Ibnu (29) seorang satpam pabrik di Kawasan Industri JABABEKA, Cikarang Selatan, nekat merampok mantan bosnya di toko Handphone (HP) Sahabat Seluler di Pasar Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Pelaku, Ibnu mengaku terpaksa merampok mantan bosnya, karena terjerat hutang untuk biaya resepsi pernikahannya. Dengan bermodalkan pistol mainan, dan golok dirinya datang ke Kabupaten Serang menggunakan sepeda motor milik istrinya.

"Punya hutang, buat modal nikah. Rp50 juta," katanya kepada Banten Raya, Senin (15/8).

Selain membayar hutang, Ibnu menjelaskan uang hasil rampokan sebesar Rp100 juta itu, digunakan untuk membeli emas sebanyak 6 gram, sepeda motor dan sisanya masih ada sekitar Rp14 juta.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Restoratif Justice

"Baru satu kali (merampok), menyesal," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan kasus perampokan toko HP di Pasar Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang yang dilakukan oleh tersangka itu terjadi pada Sabtu (6/8) sekitar pukul 22.30 WIB.

"Kejadiannya saat toko hendak tutup," katanya.

Yudha menjelaskan pada saat kejadian Nicholas Hakim (41) ditodong menggunakan golok oleh pelaku yang masuk toko lewat pintu belakang.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandeglang Bawa Pulang 128 Medali Dari Porprov VI Banten

Selasa, 29 November 2022 | 20:11 WIB
X